Kamis, 4 Juni 2026

Ibu Wajib Tahu! Ini 7 Makanan Bergizi Cegah Stunting Pada Balita

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Kamis, 16 November 2023 | 11:08 WIB
Ibu Wajib Tahu! Ini 7 Makanan Bergizi Cegah Stunting Pada Balita
Ibu Wajib Tahu! Ini 7 Makanan Bergizi Cegah Stunting Pada Balita


NAWACITA.post.com - Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis yang terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu yang lama, sehingga menghambat pertumbuhan anak dan menyebabkan tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya.





Selain berdampak pada kesehatan fisik secara menyeluruh, kondisi ini juga memengaruhi kemampuan kognitif anak dan meningkatkan risiko penyakit kronis di masa mendatang.





Penanganan stunting merupakan permasalahan yang kompleks, dan pencegahannya tidak dapat dicapai hanya melalui pemberian makanan bergizi secara seimbang.





Upaya pencegahan stunting sebaiknya dimulai pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni dari periode kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Berikut makanan yang perlu dikonsumsi pada balita untuk mencegah stunting.






  1. Pemberian ASI Eksklusif: Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. ASI memberikan nutrisi yang dibutuhkan dan melindungi bayi dari infeksi. Direkomendasikan untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan.




  2. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI): Setelah enam bulan, anak perlahan-lahan diperkenalkan pada makanan pendamping ASI yang bergizi dan mudah dicerna, seperti puree sayuran, buah-buahan, dan sereal.




  3. Telur: Telur adalah sumber protein yang baik dan mengandung nutrisi penting seperti vitamin D, vitamin B12, dan zat besi. Telur juga mudah disiapkan dan dapat dimasukkan ke dalam berbagai hidangan. Asupan ini dapat membantu anak menaikkan berat badannya secara sehat.




  4. Beras Merah dan Sereal Berbahan Dasar Bijian Utuh: Beras merah dan sereal yang terbuat dari bijian utuh mengandung serat, vitamin B, dan zat besi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.Menurut Departemen Pertanian Nasional Amerika Serikat, secangkir beras merah 202 gram yang telah dimasak mengandung 248 kilokalori (kkal), 5,54 gram protein, 1,96 gram lemak, 51,7 gram karbohidrat, dan 3,23 gram serat.




  5. Ikan: Ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya asam lemak omega-3, yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Pilih ikan yang rendah merkuri seperti salmon, ikan tuna, atau ikan teri.




  6. Sayuran Hijau: Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli mengandung banyak zat besi dan kalsium, yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang.




  7. Daging Tanpa Lemak: Daging merah, daging ayam tanpa kulit, atau daging sapi tanpa lemak adalah sumber protein yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot.










Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini