"Sehingga selama kegiatan MPLS berlangsung, tidak terjadi bullying dan kekerasan terhadap para adik barunya," terangnya.
Sunu menambahkan bahwa pada hari ketiga kegiatan MPLS, juga ada pemateri dari Personel TNI, Koramil 0809/07 Ngadiluwih, Kodim 0809 Kediri, yang menyampaikan materi wawasan kebangsaan.
"Dari materi wawasan kebangsaan, bisa menumbuhkan kata anak-anak agar lebih cinta terhadap tanah air. Selain itu anak-anak juga dilatih baris-berbaris," imbuhnya.
Sunu menjelaskan bahwa pada hari kelima atau hari terakhir kegiatan MPLS dikemas dalam bentuk penampilan ekstrakurikuler, yang sebenarnya jumlah ekstrakurikulernya yang ada sebanyak 12 (dua belas).
"Ekstrakurikuler yang ada di sini yaitu Pramuka, PMR, Paskibra, Jurnalistik, Teater, Seni Tari, Karawitan, Dance, Olahraga Futsal, Bola Voli dan Basket, Bina Vokalia, dan ekstrakurikuler Akustik," paparnya.
Sunu berharap kepada orang tua wali murid terhadap anaknya perihal penggunaan waktu anak, dikarenakan di sekolah hanya 8 jam selebihnya anak-anak berada di rumah masing-masing.
Baca Juga: Terkait Kebijakan SMA Negeri 1 Sukomoro, Ketua MKKS SMA Negeri Buka Suara
"Maka selepas dari 8 jam, kami berharap para orang tua juga ikut berpartisipasi dalam mensupport anak untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif, seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang ada di lingkungan sekolah," tegasnya.
Sunu menegaskan bahwa untuk ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh para siswa yaitu ekstrakurikuler Pramuka.
"Selain itu anak-anak boleh memilih salah satu ekstrakurikuler sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki, jadi ada dua minimal yang harus diikuti oleh anak-anak dan nilainya akan masuk dalam raport," tandasnya.
Terpisah Firstina Husniya Wury Kepala SMA Negeri 1 Ngadiluwih mengatakan bahwa kegiatan penampilan ekstrakurikuler pada penutupan MPLS selain memperkenalkan kegiatan ekstra dari kakak kelas kepada adik kelasnya, juga agar tertarik ikut kegiatan ektra dan bisa bersosialisasi.
"Kegiatan ekstrakurikuler ini memiliki manfaat untuk menggali potensi siswa, supaya berkembang bakat dan minatnya, sehingga bisa berprestasi sesuai pasion masing-masing siswa," pungkas srikandi yang akrab dipanggil Tina melalui pesan aplikasi WhatsApp, pada Jum'at (18/7/2025).
Artikel Terkait
Penyegaran di SMA Negeri 1 Rejoso, Kepala Dijabat Guru Penggerak Asal Kertosono
Rotasi atau Mutasi Jabatan, Kepala SMA Negeri 1 Rejoso Pindah Jabat di SMA Negeri 1 Gondang
Momentum Hari Raya Idul Fitri, SMA Negeri 3 Nganjuk Gelar Event Silaturahmi dan Halal Bihalal
Terkait Berita yang Beredar, Ini Kronologi Hingga Fakta yang Terjadi di SMA Negeri 1 Sukomoro
Sebanyak 396 Siswa SMK Negeri 1 Kertosono Ikuti Kegiatan MPLS Bersama Gubernur Jawa Timur