"Selain itu, para Bapak Ibu gurunya juga sabar, baik dan ramah, pokoknya di sini sangat asik sekali," kata siswa yang menduduki kelas X (sepuluh), gugus V (lima) yang berasal dari SMP Negeri 1 Semen, Kediri dan akrab disapa Fira.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Siswa, SMA Negeri 1 Gondang Lakukan Kegiatan SKAL di Dua Tempat
Menurut Fira, dirinya sudah mengenal nama Kepala dan para guru, serta mengenal lingkungan, juga fasilitas yang ada di SMA Negeri 1 Ngadiluwih, Kediri.
"Nama Kepala SMA Negeri 1 Ngadiluwih ini Bu Firstina Husniya Wury, juga Bu Fitri Nur Fitriani Guru BP/BK, beliau baik banget dan ramah sekali, saya pun juga sekali dengan beliau. Lingkungan di sini juga indah, bagus, sejuk dan banyak pepohonan, yang menurut saya keren sekali," ucap Fira.
Fira menambahkan bahwa para kakak kelasnya menyambut kedatangan adik barunya juga baik dan ramah, bahkan teman sekitarnya yang saat ini sama-sama menduduki posisi kelas X (sepuluh) juga kompak dan baik.
"Sekolah di sini sangat nyaman, fasilitasnya juga lengkap, termasuk sarana prasarana seperti toiletnya juga bersih," imbuhnya.
Baca Juga: Digelar Secara Sederhana, Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri Tanjunganom Penuh Makna
Sementara Firstina Husniya Wury Kepala SMA Negeri 1 Ngadiluwih melalui Sunu Amanu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Waka Kesiswaan) menyampaikan bahwa pada intinya pihak sekolah menindaklanjuti apa yang diinstruksikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
"Karena secara Nasional mengusung tema "MPLS Ramah", sehingga kami berusaha mengemas kegiatan MPLS senyaman, dan seaman mungkin bagi anak, serta ramah bagi mereka," ujar Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Ngadiluwih yang akrab dipanggil Sunu, diruang kerjanya, pada Jum'at (18/7/2025).
Menurut Sunu mengatakan bahwa intinya keluarga besar SMA Negeri 1 Ngadiluwih peduli terhadap keselamatan dan memberikan rasa gembira bagi para siswa baru. Sehingga mereka bisa lebih nyaman dalam mengenali lingkungan, serta sarana prasarana, selama mengikuti kegiatan MPLS.
Baca Juga: Raih Juara Umum Tingkat Kabupaten, Dua Siswa dan Siswi SMA Negeri 2 Nganjuk Ungkapkan Ini
"Kami juga mendatangkan pemateri dari kepolisian Polsek Ngadiluwih, Polres Kediri kemarin supaya mereka anak-anak baru khususnya, paham tentang bahaya judi online, dan kriminal lainnya," kata Sunu.
Sunu mengungkapkan bahwa di internal SMA Negeri 1 Ngadiluwih juga memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah, yang bertugas melakukan sosialisasi terhadap kakak kelasnya supaya tidak ada bullying dan kekerasan.
Artikel Terkait
Penyegaran di SMA Negeri 1 Rejoso, Kepala Dijabat Guru Penggerak Asal Kertosono
Rotasi atau Mutasi Jabatan, Kepala SMA Negeri 1 Rejoso Pindah Jabat di SMA Negeri 1 Gondang
Momentum Hari Raya Idul Fitri, SMA Negeri 3 Nganjuk Gelar Event Silaturahmi dan Halal Bihalal
Terkait Berita yang Beredar, Ini Kronologi Hingga Fakta yang Terjadi di SMA Negeri 1 Sukomoro
Sebanyak 396 Siswa SMK Negeri 1 Kertosono Ikuti Kegiatan MPLS Bersama Gubernur Jawa Timur