NAWACITAPOST.COM — Aroma harum tembakau bumi Mataram kini semakin mengudara di kancah global. Produk cerutu kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta, PT Taru Martani (Perseroda), kembali mencatatkan tonggak sejarah gemilang dengan merambah pasar internasional melalui pengiriman ekspor sebanyak 5.000 packs cerutu ke Malaysia.
Langkah strategis yang direalisasikan pada Rabu (4/11) ini tidak hanya sekadar aktivitas perdagangan lintas negara, tetapi juga simbol ketangguhan industri lokal berusia lebih dari satu abad dalam mempertahankan eksistensinya di panggung dunia.
Nilai devisa yang berhasil diraih dari pengiriman ini mencapai USD 2.200, atau jika dikonversikan setara dengan kurang lebih Rp39.925.600. Malaysia dipilih sebagai salah satu destinasi ekspor utama yang diproyeksikan mampu membuka gerbang lebih lebar bagi produk-produk hasil tembakau unggulan Indonesia untuk mendominasi pasar regional Asia Tenggara.
PT Taru Martani sendiri bukanlah nama baru dalam lembaran sejarah industri pengolahan tembakau Nusantara. Berdiri kokoh sejak tahun 1918, produsen cerutu legendaris ini telah melewati berbagai era kepemimpinan dan dinamika zaman, hingga kini bertransformasi menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah kepemilikan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perjalanan panjang selama lebih dari satu abad tersebut membuktikan bahwa kualitas racikan daun tembakau pilihan dari tanah Yogyakarta memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu. Sebagai salah satu Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau, perlintasan produk cerutu ke luar Daerah Pabean tentu diatur melalui mekanisme regulasi yang ketat.
Dalam hal kegiatan ekspor, pemerintah memberlakukan ketentuan fasilitas tidak dipungut cukai, dengan tetap mewajibkan pemenuhan seluruh dokumen serta prosedur administrasi kepabeanan yang dipersyaratkan demi menjaga tertib hukum dan kelancaran arus barang. Keberhasilan pelepasan ekspor ini tidak terlepas dari peran aktif instansi kepabeanan di daerah.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menegaskan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mengawal setiap denyut nadi perekonomian lokal melalui penguatan fungsi pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.
Baca Juga: Tekan Diskriminasi, Abdul Harris Bobihoe Gaungkan Pemilu Inklusif Disabilitas Menuju 2029
Bea Cukai Yogyakarta memastikan bahwa seluruh rangkaian proses pengeluaran barang untuk tujuan ekspor ini berjalan secara optimal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Melalui kegiatan ekspor ini, kami berharap PT Taru Martani dapat terus meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas jaringan pemasaran internasional, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah dan nasional," ujar Imam.
Dengan keberhasilan menembus pasar Malaysia ini, warisan leluhur industri tembakau Yogyakarta di bawah pengawalan ketat Bea Cukai Yogyakarta optimis mampu terus mengepakkan sayapnya, membawa nama harum Indonesia semakin berkibar di kancah internasional.
Sumber: Unggahan akun Facebook Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jumat (6/11/2026)