NAWACITApost.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong pengembangan ekosistem Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf). Salah satunya melalui produk griya dan mitraguna.
Keseriusan BSI dalam mengembangkan wakaf produktif diimplementasikan melalui skema pembiayaan griya dan mitraguna bagi pegawai. Komitmen itu dituangkan melalui penandatangan kerja sama antara BSI dan Yayasan Baitul Mall PLN (YBM PLN).
“BSI berkomitmen untuk menjadikan pembiayaan griya dan mitraguna ini memiliki added values yang sustainable baik dari sisi financial maupun sustainable finance melalui penguatan instrumen wakaf," ujar Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Dengan adanya kerja sama ini, lanjut Anton, nantinya pegawai PLN yang memiliki fasilitas pembiayaan rumah atau multiguna di BSI berkesempatan menjadi wakif atau pemberi wakaf dalam proyek wakaf produktif yang dikembangkan Yayasan Baitul Mall PLN (YBM PLN) yakni project pondok pesantren kreatif Thursina Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat.
Anton menambahkan instrumen wakaf harus digerakkan secara massif agar proyek yang dihasilkan dapat terus berkelanjutan dan nantinya mampu bergulir dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. "Hal ini juga menjadi peran BSI untuk mendorong potensi wakaf di Indonesia, salah satunya model bisnis bundling pembiayaan syariah sekaligus nasabah bisa berwakaf," ujarnya
Adapun pembiayaan BSI naik pesat khususnya di segmen konsumer yang mencapai Rp113,45 triliun, tumbuh 20,60% secara year on year, hingga Juni 2023. Hal itu menunjukkan preference masyarakat terhadap pembiayaan syariah terus mengalami pertumbuhan positif.