Senin, 20 Juli 2026

HUT Ke-2 Radioterapi RS Mandaya, Telah Lakukan 3.650 Kali Penyinaran Kanker

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:53 WIB

Baca Juga: RS Mandaya Royal Puri Gandeng Finalis MasteChef Season 2 Ciptakan Menu Makanan Ha

 

Untuk meningkatkan kenyamanan pasien, ruang radioterapi Mandaya pun dilengkapi dengan entertainment system, sehingga pasien dapat menonton video atau mendengarkan musik selama menjalani terapi.

RS Mandaya Royal Puri juga menyediakan layanan brakiterapi menggunakan Flexitron Brachytherapy System. Teknologi berstandar internasional ini digunakan oleh berbagai pusat kanker ternama dunia, seperti MD Anderson Cancer Center (Amerika Serikat), National Cancer Center (Singapura), University of Erlangen (Jerman), dan Medical University AKH (Austria).

Flexitron Brachytherapy menerapkan sistem High Dose Rate (HDR) Afterloading yang memungkinkan pemberian dosis radiasi tinggi secara tepat sasaran langsung di dalam atau di sekitar jaringan tumor, sehingga lebih aman, efisien, dan meminimalisir paparan terhadap jaringan sehat.

Baca Juga: Pameran Pusaka Paguyuban Brojo Wahni Nusantara, Cak Yebe: Perjumpaan Sejarah Antar Generasi

Dengan dukungan tim dokter berpengalaman dan teknologi radioterapi mutakhir, Pusat Radioterapi Kanker RS Mandaya Royal Puri unggul dalam menangani berbagai jenis kanker, mulai dari kanker otak, kanker nasofaring, kanker payudara, hingga kanker kewanitaan seperti kanker rahim, ovarium, dan serviks.

Untuk memastikan hasil penanganan kanker yang optimal, Mandaya juga memiliki Digital PET CT Scan, teknologi pemindaian kanker mutakhir yang mampu mendeteksi keberadaan sel kanker hingga pada tingkat paling kecil.

Selain itu, Mandaya Royal Hospital Puri juga menghadirkan layanan penanganan kanker yang lengkap dari tahap diagnosis hingga terapi lanjutan, termasuk untuk kasus kanker stadium lanjut dan stadium akhir (stadium 4). Berbagai terapi canggih tersebut mencakup Lutetium-177 PSMA untuk kanker prostat, Iodine-131 untuk kanker tiroid, HIPEC untuk kanker usus besar serta kanker ovarium stadium akhir dengan penyebaran ke rongga perut, Samarium-153 untuk kanker tulang, imunoterapi untuk kanker payudara, TACE (Transarterial Chemoembolization) untuk kanker hati, hingga HSCT (Hematopoietic Stem Cell Transplant) untuk kanker darah seperti multiple myeloma dan limfoma***.

Halaman:

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini