Baca Juga: Diduga Kurang Serius Kroscek HET Pupuk Subsidi, Dinas Pertanian Nganjuk Tak Menjelaskan Apapun
"Jumlah sapi pada saat itu yang kami terima ada 10 ekor, sempat beranak, namun dikarenakan para petani membutuhkan support untuk membeli kebutuhan pertanian, sehingga sebagian anaknya telah dijual untuk memenuhi kebutuhan tersebut," katanya.
Suwarno menambahkan bahwa, seluruh induk sapi masih ada di kandang, dan sebagian dirawat oleh beberapa anggota Poktan.
"Di kandang ada 6 ekor sapi, yang lain dirawat sendiri oleh anggota Poktan," imbuhnya.
Petani asal Dusun Sumberagung ini mengungkapkan bahwa, bantuan UPPO dapat meringankan beban para petani dalam memenuhi kebutuhan pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan RI, Ada 6 Kegiatan yang Dilaksanakan Kabupaten Nganjuk
"Jadi petani di sini yang biasanya mengangkut pupuk atau hasil panennya dengan menyewa pickup, sejak adanya bantuan UPPO yang didalamnya terdapat kendaraan roda tiga, bisa membantu mereka untuk mengangkut barang tersebut," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Jazuli Sekretaris Poktan Dusun Sumberagung, bahwa selama ada bantuan UPPO para petani menjadi lebih ringan dalam melaksanakan kegiatan pertanian.
"Ketika petani tidak memiliki biaya untuk pembelian pupuk atau kebutuhan sehari-hari, bisa menjual anak dari bantuan hewan ternak sapi ini, sehingga mereka bisa maksimal dalam bertani," kata Jazuli.
Baca Juga: Dugaan Korupsi DD Dadapan Menguat, Kejari Nganjuk: Status Perkara Naik ke Tahap Penyidikan
Pria yang akrab disapa Bogel ini mengungkapkan bahwa banyak petani yang bersyukur, dikarenakan bantuan UPPO tidak sia-sia alias berkembang dan bisa dimanfaatkan.
"Jadi saat ini, bantuan UPPO sudah berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh para petani, termasuk penggunaan kendaraan roda tiga dan APPO," urainya.
Artikel Terkait
Beri Ruang Aspirasi Paguyuban Jaranan, DPRD Kabupaten Nganjuk Lakukan Hearing
Tindak Lanjuti PKS Antara Kejati dengan Kodam V, Kejari dan Kodim 0810 Nganjuk Gelar Apel Bersama
Laksanakan Kegiatan Hari Krida, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Menggelar Agriexpo 2025
Setelah Dapat Laporan, Tim Diskopum Kabupaten Nganjuk Lakukan Sidak ke Tanjunganom
Tanggapi Penolakan Peliputan di Kantor KSP, Anggota Komisi I DPRD Nganjuk Buka Suara