daerah

Bupati Blitar Bersama USAID ERAT Inginkan Angka Stunting dan Pernikahan Anak Bisa Menurun

Jumat, 16 Juni 2023 | 21:03 WIB

NAWACITApost.com  - Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen meneruskan beberapa program USAID dari Lembaga dari Amerika Serikat memberikan program kerjasama dengan USAID Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif, Efisien Dan Kuat (USAID ERAT). Dalam usaha untuk mengatasi Stunting dan Pernikahan Anak.

Program bantuan ini berupa pelaksanaan audit sosial perkawinan anak, yang mana pengetahuan mengenai penyebab kasus perkawinan anak dapat digunakan sebagai referensi peningkatan perbaikan pelayanan pemerintah untuk usaha pencegahan perkawinan dini tersebut.

-
Bupati Blitar Rini Syarifah saat memberikan sambutan.

Bupati Blitar Rini Syarifah menyambut Mission Director USAID Jeffrey Cohen yang datang ke Pendopo Ronggo Hadinegoro, Jumat (17/6/2023 ) untuk menjalin koordinasi dan kerjasama. Bupati Rini memberikan apresiasi kepada Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID atas kerjasama yang baik selama ini memberikan program bantuan kepada Kabupaten Blitar.

“Saya sampaikan terima kasih kepada segenap jajaran dan pimpinan USAID Indonesia, atas kerjasama yang baik dengan Kabupaten Blitar. Bahkan program USAID Japri yang baru saja berakhir Tahun 2022 telah melahirkan sebanyak 1.510 orang wirausaha yang kompeten,” ucap Bupati.

-
Bupati Blitar memberikan cindera mata kepada Mission Director USAID Jeffrey Cohen.

Bupati Rini mengatakan sebagai bentuk kesungguhan dalam merawat warisan USAID Japri, kami telah mereplikasi sebanyak 6 program. Replikasi pertama bernama ABANGWIRA (Audisi Pengembangan Wirausaha) pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Selanjutnya ada ADIWIRA (Audisi Inisiasi Wirausaha) serta PAK CAMAT PMI (Pelatihan Kewirausahaan bagi Calon dan Mantan Pekerja Migran Indonesia) pada Dinas Tenaga Kerja. ADI MARKO (Audisi Marketing Online), ADI INFORMAL (Audisi Pedagang Informal) dan ADI EKSPOR (Audisi dan Inkubasi Ekspor) pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Pemerintah Kabupaten Blitar dituntut terus memperbaiki diri terutama peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien dan kuat agar publik mendapat pelayanan yang maksimal. Diharapkannya bantuan USAID ERAT mampu membantu Pemerintah Kabupaten Blitar merumuskan dan melakukan skenario untuk mengatasi stunting dan pernikahan anak," katanya.

Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar Rini Syarifah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada semua pihak, khususnya kepada USAID Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat yang telah berkontribusi nyata demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Blitar,"ucapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Blitar, Jumali mengatakan, penanganan perkawinan anak di usia dini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Blitar. Pasalnya perkawinan dini ini mempunyai dampak, mulai dari permasalahan kesehatan, pendidikan, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, sampai permasalahan ekonomi.

-
Bupati Blitar menyaksikan penandatanganan komitmen dari OPD.

“USAID ini lembaga non pemerintahan government, kita kerjasama sejak 2022 lalu yaitu USAID JAPRI yang bentuknya pembinaan UMKM. Sedang USAID ERAT ini bentuknya rumusan tata kelola pemerintahan yang difokuskan pencegahan pernikahan anak dan stunting, di sini menginventarisir persoalan beserta rencana aksi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari pertemuan saat ini akan ditindaklanjuti dengan 14 Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Kabupaten Blitar dengan menandatangani komitmen untuk menjalankan rancangan aksi seperti yang diskenariokan USAID ERAT.

“Pada aksinya nanti akan melibatkan 14 ODP seperti dinas kesehatan, dinas sosial, dengan koordinatornya Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBP3A ). Setiap dinas punya aksi sendiri-sendiri, ada yang mensosialisasikan, memberi lokakarya dan lainnya, agar bagaimana pernikahan anak dan stunting bisa dicegah,” jelasnya. (fm)

Tags

Terkini