daerah

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut dan Puskesmas Pijorkoling Melakukan Pencegahan Stunting Dengan PMT Untuk Balita

Jumat, 16 Juni 2023 | 07:13 WIB

Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dan Puskesmas Pijorkoling dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Keduanya bekerja sama untuk memberikan perhatian khusus pada gizi dan kesehatan anak-anak yang berada dalam lingkungan lapas tersebut. Kamis, (15/06/2023).

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan menyadari bahwa banyak anak yang tinggal bersama ibu mereka di dalam lapas tersebut, dan mereka sangat rentan terhadap masalah gizi buruk dan stunting. Oleh karena itu, lapas ini menjalin kerja sama yang erat dengan Puskesmas Pijorkoling, yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Kalapas Japaham Sinaga mengatakan, Kerja sama antara kedua lembaga ini melibatkan berbagai aspek yang penting dalam pencegahan stunting, salah satunya adalah pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita.

Kami sangat berterimakasih kepada Kepala Puskesmas Pijorkoling Ns. Ruslayni Pandia, S.Kep. MKM. Yang diwakilkan oleh petugas gizi puskesmas Honniari Hasibuan, AM.Keb. yang memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada para ibu yang tinggal di lapas mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemberian PMT untuk anak-anak mereka.

Puskesmas Pijorkoling juga memberikan pelatihan kepada petugas keperawatan lapas Mara Bintang Lubis tentang pemilihan, persiapan, dan penyajian makanan tambahan yang tepat untuk balita. Mereka bekerja sama untuk memastikan bahwa anak-anak di lapas mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, Puskesmas Pijorkoling juga melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di lapas. Mereka memberikan saran dan tindakan yang tepat jika terdapat anak yang mengalami masalah pertumbuhan yang mengindikasikan stunting.

Kerja sama yang erat antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dan Puskesmas Pijorkoling ini memberikan dampak yang positif dalam pencegahan stunting. Anak-anak di lapas mendapatkan perhatian khusus terhadap gizi dan kesehatan mereka, sehingga risiko stunting dapat dikurangi dan mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sinergitas ini menjadi contoh bagi lembaga-lembaga serupa dalam upaya pencegahan stunting di wilayah lain. Dengan bekerja sama dan saling mendukung antara lembaga pemasyarakatan dan puskesmas, dapat diciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, serta mencegah terjadinya masalah gizi buruk seperti stunting.

(Humas Lapasid)

Terkini