Sukadana, NAWACITAPOST.COM - Kadiv PAS Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi lakukan kunjungan di Rutan Kelas IIB Sukadana memastikan Zero Pungli sekaligus sapa dan memberikan arahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Sukadana. Selasa, (16/5/2023).
Bertempat di Aula Rutan Kelas IIB Sukadana, kunjungan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Farid Junaedi didampingi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Abdul Aziz dan jajaran pejabat struktural.
Berkumpul bersama di Aula Rutan Sukadana, Kadiv PAS menyapa Warga Binaan penuh dengan semangat dan rasa bahagia.
Dalam arahannya, Farid mengatakan bahwa narapidana ialah orang istimewa yang dipilih Tuhan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
“Jangan pernah merasa menjadi manusia yang paling buruk, menjadi penjahat yang buruk. Bisa jadi dengan dimasukan kedalam penjara, kalian akan menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepan”, ucapnya.
Selanjutnya, Farid juga memastikan kepada seluruh Warga Binaan bahwa di Rutan Sukadana bebas dari pungutan liar (Pungli) dan pelayanan serta pemenuhan hak-hak Warga Binaan terpenuhi secara gratis dan berjalan baik.
Farid memastikan kembali dengan bertanya kepada Warga Binaan langsung terkait pungli dan pemenuhan hak WBP di Rutan Sukadana. Hasilnya adalah nihil pungli dan segala pelayanan serta pemenuhan hak WBP gratis dan seluruhnya terpenuhi secara baik mulai dari pelayanan kesehatan, pembinaan-pembinaan dan pemenuhan kebutuhan WBP lainnya.
Selanjutnya Kadiv PAS, Farid memberikan pesan motivasi kepada seluruh Warga Binaan Rutan Sukadana agar selalu semangat dalam menjalani pidananya.
“Tentunya saya berharap agar kalian semua meskipun terbatas dalam ruang, kalian tetap bisa bergerak selayaknya kehidupan masyarakat yang diluar sana. Rutan Sukadana akan terus memberikan pelayanan dan pembinaan yang positif dan bermakna agar dapat menjadi bekal bagi kalian semua. Tetap semangat dan jalani jalan yang telah diberi Tuhan dengan ikhlas. Karena dengan ikhlas kita tidak akan terbebani, selama apapun itu masa pidana yang kita dapatkan”, ujarnya.
(Humas Rutan Sukadana)