daerah

Abdul Ghoni: Pancasila Kokohkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:18 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni oleh masyarakat Indonesia. Peringatan tersebut ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai hari Pancasila yang dituangkan dalam Keppres nomor 24 tahun 2016. Setelah ditetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila, lalu ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Surabaya, Abdul Ghoni Muhklas Ni'am mengungkapkan, peringatan Hari Lahir Pancasila ini muncul karena pentingnya mengokohkan dasar negara sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga peringatan ini menjadi suatu hal yang berharga bagi rakyat Indonesia.

"Pada 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI, Bung Karno untuk pertama kalinya mencetuskan dan menawarkan gagasannya tentang lima dasar bangsa Indonesia merdeka yang beliau beri nama Pancasila. Sehingga, NU yang memiliki sejarah panjang dalam merumuskan dan menegakkan Pancasila, saat itu memberikan masukan berharga agar Harlah Pancasila ditetapkan pada 1 Juni setiap tahunnya. Kemudian ditindaklanjuti oleh Presiden Joko Widodo dalam penetapannya,” terang Abdul Ghoni kepada NAWACITAPOST, Selasa (31/5/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Ghoni yang juga Ketua Bamusi Surabaya menjelaskan, pihaknya merasa perihatin eskalasi konflik di negeri ini justru meningkat. Pemerintah harus terus berupaya melakukan dialog dengan masyarakat. Karena tanpa adanya dialog, mustahil ada kesejajaran pandang dan kesepahaman antara masyarakat dan pemerintah.

“Rentetan konflik yang terjadi dari tahun ke tahun di Negeri ini seakan memberi isyarat bahwa ada sesuatu yang kurang pas dengan sistem dan cara kita memahami republik ini, maka perlunya kita untuk terus berdialog dengan masyarakat. Konflik sosial, konflik etnik, ataupun konflik antar kelompok yang sering memposisikan masyarakat sebagai korban ini harus segera disudahi,” papar Ghoni.

Akibat dari seringnya konflik yang terjadi, Ghoni menambahkan, bisa menyebabkan hilangnya arah yang jelas ke mana negeri ini hendak menuju.

Menurutnya, sangat penting akan perlunya memahami dengan baik arah yang jelas tentang negeri ini, yang digali dari bumi Indonesia. Sehingga persoalan ekonomi dan sosial bisa segera lebih baik lagi.

“Untuk itu, kita membutuhkan Pancasila sebagai perekat dunia pendidikan kita, sekaligus sebagai visi untuk melihat masa depan. Sekaligus pancasila bisa di kristalisasi dalam kehidupan sehari - sehari dan sebagai rumusan-rumusan ringkas yang merangkum konsep Kebangsaan dan Kebhinekaan,” jelas Ghoni kembali.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, Pancasila itu ada melalui proses menggali, kerja keras, dan proses untuk menemukannya dalam kandungan bangsa Indonesia. Menurutnya, menggali itu maksudnya bisa dimaknai sebagai proses yang belum selesai. Artinya bangsa Indonesia harus merevitalisasi makna Pancasila supaya bisa adaptif sesuai perkembangan zaman, karena jalan takdir sejarah suatu bangsa itu ditentukan oleh masyarakatnya sendiri.

“Pancasila harus dipandang sebagai cita-cita. Dengan begitu, akan terbuka ruang yang cukup luas untuk melakukan interpretasi atas makna dan hikmah-hikmah yang merefleksikan keIndonesiaan sesuai dengan kondisi zaman," ucapnya penuh semangat.

Posisinya sebagai cita-cita, Pancasila mesti diikuti dengan strategi kebudayaan untuk menggapainya. Segala sektor kehidupan, seperti pendidikan, kesehatan, dan dunia sosial kita mesti digerakkan untuk menggapai cita-cita tersebut,” paparnya.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila jatuh pada Rabu, 1 Juni 2022. Diperingati dalam Kondisi Pemulihan Ekonomi bangsa Indonesia, karena kasus pandemi Covid 19 yang sudah menjadi endemi.

Abdul Ghoni mengatakan, hal ini pelecut dan penguat bangsa Indonesia dan khususnya kota Surabaya Bangkit dari keterpurukan setelah 2 tahun diserang Pandemi Covid 19.

"Bangsa Indonesia pada khususnya Kota Surabaya harus terus bersemangat dan optimis bahwa bangsa Indonesia akan bangkit memulihkan perekonomian bangsa hingga mencapai kejayaanya," Pungkasnya. (BNW)

Tags

Terkini