daerah

AH Thony: Jangan Sembarangan Pilih Pemimpin Baru Kebun Binatang Surabaya!

Jumat, 16 Agustus 2024 | 10:19 WIB

NAWACITAPOST.COM - Setelah menjabat selama sekitar 8 tahun, masa kepemimpinan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Khoirul Anwar, akan segera berakhir.

Situasi ini menarik perhatian berbagai pihak, apakah masa jabatannya akan diperpanjang seperti saat Tri Risma menjabat sebagai Walikota Surabaya, ataukah akan ada pergantian dengan konsekuensi dilakukan rekrutmen ulang calon direktur?

Diminta tanggapannya mengenai hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya seharusnya segera mengambil langkah yang tepat.

Baca Juga: AH Thony: Saya Dicetak Bukan menjadi Boneka Politik!

Thony mengingatkan bahwa pada masa kepemimpinan Bu Risma, Dirut PDTS langsung dilantik dan masa jabatannya diperpanjang dengan pertimbangan yang tidak diketahui oleh publik.

"Setelah diperpanjang, kita mempertanyakan dasar pertimbangannya. Apakah karena proses rekrutmennya memakan biaya besar sehingga saat pandemi Covid-19 kita harus berhemat? Atau karena yang bersangkutan memiliki kemampuan luar biasa di bidang perkebunbinatangan, konservasi, pendidikan, dan rekreasi, sehingga layak diperpanjang?" ujar Thony, ditemui di kantor Dewan Surabaya, Jumat (16/8/2024)

Thony menambahkan bahwa masyarakat berhak mengevaluasi setelah perpanjangan tersebut. "Jika kita melihat dari sisi pendidikan, berapa banyak yang telah diedukasi? Dari sisi bisnis, seberapa besar peningkatan dana dividen yang telah disumbangkan ke PAD? Dan jika terkait dengan konservasi, kontribusi apa yang telah diberikan sehingga benar-benar menjadi benda konservasi?" lanjut Politisi Partai Gerindra ini.

Baca Juga: Bangun Kota Berbasis Digital, Armuji: Pemkot Surabaya Catatkan Sejarah Baru

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami melihat bahwa di Kebun Binatang Surabaya tidak ada loncatan berarti. Tidak ada konsistensi atau upaya menciptakan marwah baru yang lebih hebat?" Thony kembali mempertanyakan.

Alumnus Fisip UGM'94 ini juga mengingatkan tentang program Surabaya Night Zoo yang gaungnya hanya terdengar saat peresmian, namun kemudian dinilai biasa-biasa saja oleh masyarakat.

Oleh karena itu, Thony meminta agar Pemkot mulai memikirkan sistem rekrutmen direktur dengan mencari pimpinan yang benar-benar memahami banyak aspek di atas.

Baca Juga: 14 Organ Relawan Prabowo Sepakat Dukung AH Thony dan Bayu Airlangga untuk Pilwali Surabaya

"Yang utama adalah motivasi untuk memilih orang yang benar-benar paham konservasi. Panitianya tidak boleh sembarangan, harus diisi oleh orang-orang yang memang ahli atau mengerti tentang konservasi," kata Thony.

"Jika KBS dijadikan sebagai tempat edukasi dan cagar budaya, panitia seleksi juga harus diisi oleh orang yang sangat paham terhadap hal tersebut," pinta Thony.

Halaman:

Tags

Terkini