daerah

Jangan Normalisasi Bullying! Yona Bagus Dorong DP3A Turun hingga Tingkat Kelurahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:41 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (Cak Yebe) (Nawi)

Yona juga mengingatkan bahwa tanggung jawab perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah atau pemerintah. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka agar anak berani bercerita ketika mengalami intimidasi maupun ketika melakukan kesalahan. Sementara itu, sekolah harus memiliki prosedur pelaporan yang aman dan tidak membuat korban takut menghadapi pembalasan.

Menurutnya, kasus di Rungkut menjadi bahan evaluasi serius bagi Surabaya yang menyandang predikat Kota Layak Anak. Predikat tersebut harus tercermin dalam langkah nyata untuk mencegah kekerasan, melindungi anak yang rentan, dan memastikan setiap laporan memperoleh penanganan yang layak.

“Ini bahaya. Surabaya mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak, tetapi kejadian seperti ini tetap terjadi. Apa yang harus dilakukan pemerintah kota setelah kejadian?” ujarnya.

Yona berharap pemerintah, keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, dan lembaga perlindungan anak membangun sistem pencegahan yang terintegrasi. Tujuannya bukan sekadar memberikan sosialisasi setelah kasus mencuat, melainkan memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, memperoleh perhatian, dan terlindungi dari kekerasan. ***

Halaman:

Tags

Terkini