Kamis, 15 Oktober 2026

Pemprov Jatim Tambah Kuota Khitan Gratis di Sumenep, Layanan Kesehatan Sasar Ratusan Warga

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:02 WIB
175 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Sumenep, Pemprov Jatim Tambah Kuota dari 150 Peserta
175 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Sumenep, Pemprov Jatim Tambah Kuota dari 150 Peserta

SUMENEP, NAWACITAPOST.COM - Antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan bakti sosial terpadu dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Timur menambah kuota khitanan massal gratis dari 150 menjadi 175 anak untuk mengakomodasi tingginya minat warga.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, layanan kesehatan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Pendekatan pembangunan yang kita lakukan adalah pendekatan Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index. Ada tiga dimensi penting yang terus kita kuatkan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” kata Khofifah.

Menurut dia, perluasan akses pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menghadirkan khitanan gratis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan umum, layanan kesehatan gigi dan mulut, serta bantuan bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

Dalam pelaksanaan khitanan massal, panitia menyiapkan 25 meja tindakan dengan dukungan tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Jawa Timur. Pelayanan tersebut juga melibatkan konsultan spesialis urologi dan anestesi untuk mendukung pelaksanaan tindakan medis.

Sebelum menjalani khitan, setiap anak melewati tahapan pendaftaran, verifikasi identitas, skrining riwayat kesehatan, serta pemeriksaan kondisi fisik dan tanda vital. Orang tua atau wali juga diberikan penjelasan mengenai tindakan medis dan diminta memberikan persetujuan.

Setelah tindakan, peserta memperoleh obat sesuai indikasi medis, surat kontrol, bingkisan, serta edukasi mengenai perawatan setelah khitan. Dengan demikian, pelayanan mencakup pemeriksaan awal hingga tindak lanjut setelah tindakan medis.

“Layanan dan bantuan yang kita hadirkan hari ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk khitan massal yang ternyata mendapat antusiasme yang cukup besar dari masyarakat,” ujar Khofifah.

Selain khitanan massal, bakti sosial di Pantai Slopeng menyediakan pemeriksaan kesehatan umum dengan sasaran 240 orang, terutama kalangan dewasa dan lanjut usia.

Pemeriksaan meliputi status gizi, kadar gula darah, kesehatan jantung, serta faktor risiko stroke. Mobil rontgen juga disiapkan untuk menunjang pemeriksaan bagi warga yang memiliki faktor risiko tuberkulosis (TBC).

Sebanyak 20 tenaga kesehatan dilibatkan dalam layanan tersebut. Mereka berasal dari Puskesmas Dasuk, Kabupaten Sumenep, RS Pura Raharja Surabaya, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), serta TNI Angkatan Laut.

Pemeriksaan ini ditujukan untuk membantu masyarakat mengenali faktor risiko dan gangguan kesehatan sejak dini sehingga dapat memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan medis.

Layanan kesehatan gigi dan mulut turut disediakan dengan dukungan tenaga medis dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Sumenep. Mobil klinik gigi juga disiapkan untuk menunjang pemeriksaan dan tindakan sesuai kondisi pasien.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada IKA UNAIR yang telah memberikan dukungan tenaga medis, termasuk dokter gigi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” tutur Khofifah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Tags

Terkini