Selain menekan harga kebutuhan pokok, Pasar Murah juga menjadi ruang pemberdayaan bagi UMKM lokal. Pelaku usaha diberi kesempatan memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat.
Khofifah berharap program tersebut mampu memberikan manfaat dari dua sisi, yakni menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM.
«“Ada dua sisi yang kita dorong secara bersamaan, yaitu daya beli masyarakat tetap terjaga dan pelaku UMKM semakin berdaya. Inilah semangat ekonomi yang ingin terus kita bangun di Jawa Timur, ekonomi yang tumbuh dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat,” pungkasnya.(ibank)