NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat komitmennya dalam memenuhi kebutuhan akan daging ayam berkualitas, sehat, dan halal dengan merencanakan pembangunan Rumah Potong Unggas (RPU) di seluruh wilayah kota.
Langkah ini sejalan dengan upaya untuk meningkatkan ketersediaan daging ayam yang memenuhi standar keamanan dan kebersihan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa rencana tersebut tidak hanya mencakup relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian di kawasan wisata religi Ampel, namun juga memasukkan pendirian RPU di beberapa lokasi strategis di Surabaya.
Baca Juga: Harga Pangan Naik tak Terbendung, Cakji: Pemkot Upayakan Stabilisasi
"Karena (kebutuhan daging) ayam ini agak banyak, tidak bisa satu (tempat). Karena ayam ini jauh lebih banyak (kebutuhannya) daripada daging sapi. Sehingga, tempatnya harus lebih banyak," ungkapnya.
Keberadaan RPU diharapkan dapat mengurangi pemotongan ayam di pasar-pasar, yang dinilai tidak higienis dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.
"Sehingga tidak ada lagi pemotongan di pasar-pasar. Karena seperti di Pasar Tembok itu motong ayam di pasar, harusnya kan tidak boleh," tambah Wali Kota Eri.
Baca Juga: Anggota Komisi A Josiah Michael Terus Awasi Perhitungan Suara di Kecamatan
Dalam upaya memastikan kualitas daging yang dihasilkan, Wali Kota Eri menegaskan bahwa RPU baru akan menyediakan daging ayam yang berkualitas, sehat, dan halal bagi masyarakat Surabaya. Langkah ini sejalan dengan visi untuk menciptakan akses terhadap pangan yang aman dan berkualitas bagi seluruh warga.
Selain rencana pembangunan RPU, Pemkot Surabaya juga akan merelokasi Rumah Potong Hewan (RPH) khusus sapi di Pegirian ke lokasi baru di Tambak Osowilangun. Langkah ini diharapkan dapat memisahkan pemotongan hewan halal dari non-halal, meningkatkan keamanan pangan, dan mendukung pertumbuhan omzet Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surabaya.
Direktur Utama PD RPH Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menyambut baik langkah-langkah ini sebagai terobosan yang memastikan pemotongan hewan halal dilakukan secara terpisah dan terjamin kebersihannya.
Baca Juga: Siswa Surabaya, Yuk Daftar Paskibraka 2024! Ini Link nya
"Pegirian tidak ideal, saya juga bersyukur (direlokasi), sehingga masyarakat kalau beli dagingnya RPH, daging sapi benar-benar terjamin aman, sehat, dan halal," kata Fajar.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya dalam memastikan ketersediaan daging ayam berkualitas, sehat, dan halal bagi masyarakatnya, serta meningkatkan keamanan pangan secara menyeluruh.