NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota Surabaya tengah melakukan pembangunan tanggul sungai sepanjang 2,5 kilometer dari kawasan Jalan Pakal Madya hingga Sumberrejo.
Langkah ini diambil untuk mengatasi potensi banjir kiriman dari Kabupaten Gresik yang dapat merendam permukiman warga di sekitarnya.
"Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan panjang tanggul tersebut mencapai 2,5 kilometer, mulai dari perbatasan Gresik hingga Pasar Benowo, Sumberrejo. Ketinggian tanggul diperkirakan mencapai 1,2 meter," ungkapnya.
Baca Juga: Pemilu Lancar dan Kondusif, Arif Fathoni Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Surabaya
Peninjauan lokasi pasca-banjir dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi dan jajarannya, diikuti dengan penghitungan tinggi tanggul yang diperlukan untuk mengatasi banjir kiriman. Target pembangunan tanggul di kawasan Pakal Madya adalah dua bulan.
Selain tanggul sungai, Pemkot Surabaya juga merencanakan pembangunan bozem di tanah fasilitas umum milik Citraland untuk menahan air hujan deras.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menambahkan bahwa pemasangan sandbag menjadi prioritas pertama sebagai tanggul sementara.
Baca Juga: 612.529 Anak Surabaya Kini Memiliki Kartu Identitas Anak untuk Transaksi Katepay
"Pembangunan tanggul akan dimulai dari hulu ke hilir, yakni dari Jalan Pakal Madya hingga Sumberrejo Surabaya. Ini akan membantu mengurangi luapan air ke kawasan Pakal Madya," jelasnya.
Banjir kiriman di kawasan Pakal Madya telah terjadi selama lebih dari 10 tahun. Oleh karena itu, koordinasi antara Pemkot Surabaya dan Pemkab Gresik menjadi penting dalam upaya mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut. ***
Artikel Terkait
612.529 Anak Surabaya Kini Memiliki Kartu Identitas Anak untuk Transaksi Katepay
Anggota Komisi A Pantau Kecurangan Suara di Kecamatan Tandes
Pemilu Lancar dan Kondusif, Arif Fathoni Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Surabaya