daerah

Pimpin Deklarasi Santri, Gus Aria Ajak Dukung Prabowo-Gibran Menuju Indonesia Maju

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:28 WIB
Ud sidoarjo

NAWACITAPOST.COM - Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat KH. Aria Muhammad Ali memimpin deklarasi santri Derek Kiain untuk mendukung kemenangan pasangan Prabowo-Gibran.

Deklarasi ini berlangsung di parkir Selatan ponpes, dihadiri puluhan ribu relawan dan simpatisan. Gus Aria, yang akrab disapa, mengajak semua pihak untuk bersatu memenangkan pasangan Prabowo-Gibran agar Indonesia dapat maju.

Putra pertama KH. Ali Masyhuri mengajak para Santri untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran satu putaran dalam pemilu 14 Februari nanti.

Baca Juga: Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo, KPK Geledah Rumdis Bupati Muhdlor

“ Menangkan pasangan Prabowo-Gibran satu putaran,” teriak Gus Aria diiringi sambutan relawan yang hadir.

Gus Aria menekankan pentingnya memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dalam satu putaran pemilu pada 14 Februari mendatang.

Ia mengajak semua relawan dan simpatisan untuk bersama-sama berjuang dan mengambil peran aktif dalam mendukung pasangan tersebut.

Baca Juga: OTT di Lingkungan Pemkab Sidoarjo, KPK Bantah Lindungi Bupati Muhdlor

Gus Aria menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan wujud dukungan dari keluarga besar Bumi Sholawat dalam upaya memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran di Sidoarjo. Ia berharap agar Allah SWT memberikan ridho untuk kemenangan pasangan tersebut.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Ud)

“Semoga Allah SWT meridhoi kemenangan untuk pasangan Prabowo-Gibran,” doa Gus Aria.

Dalam penutupannya, Gus Aria mengucapkan doa agar upaya bersama ini membuahkan hasil positif dan membawa kebaikan bagi Indonesia.

Baca Juga: OTT KPK: Tiga ASN dan Satu Pegawai Bank di Sidoarjo Diamankan, Ruangan Kantor Pajak Disegel

Nampak ditengah-tengah peserta, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor dan pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, KH. Ali Masyhuri (Gus Ali) ayahanda Bupati yang saat ini sedang dilanda kasus dugaan kasus korupsi pemotongan insentif pajak dan retribusi daerah. (yun/ud)

Halaman:

Tags

Terkini