NAWACITAPOST.COM - Kota Surabaya terus memperkuat citra sebagai Kota Toleransi dengan melanjutkan program beasiswa penghafal kitab suci bagi pelajar dari berbagai agama.
Keputusan ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mendorong toleransi dan keberagaman di kalangan pelajar.
Tidak hanya untuk pelajar Muslim, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelajar non-Muslim untuk mendapatkan manfaat dari program ini.
Baca Juga: Catat! 15 Januari 2024, Bandara Dhoho Kediri Siap Beroperasi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan peningkatan kuota beasiswa setiap tahunnya, mencerminkan upaya untuk melibatkan lebih banyak pelajar.
Pada tahun 2022, kuota mencapai 1.212 pelajar, diikuti tahun 2023 sebanyak 1.339 pelajar, dan tahun 2024 melonjak menjadi 1.419 pelajar.
"Beasiswa penghafal kitab suci ini adalah bagian dari pemersatu umat di Surabaya. Bukan hanya sebagai pemersatu umat, seleksi penghafal kitab suci ini juga menunjukkan bahwa Surabaya adalah kota toleransi," ungkap Wali Kota Eri Cahyadi.
Baca Juga: Terkait PKL THP Kenjeran, Komisi B minta tindak tegas pedagang Nakal!
Selain sebagai pemersatu umat, beasiswa ini dianggap sebagai langkah positif untuk memupuk toleransi dan keamanan di Surabaya. Eri Cahyadi menyatakan, "Kalau anak-anak sudah menghafal kitab sucinya, maka Surabaya akan menjadi kota yang aman dan damai tentunya penuh dengan toleransi."
Pemerintah berharap bahwa melalui beasiswa penghafal kitab suci, generasi muda Surabaya akan tumbuh menjadi pemimpin yang memiliki akhlak mulia, menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, dan menghargai keberagaman suku serta budaya.
Wali Kota juga menegaskan komitmennya untuk terus memasifkan program ini dan menambah kuota setiap tahunnya. Semakin banyak kuota yang tersedia, semakin banyak generasi muda yang akan dididik dengan nilai-nilai agama dan akhlak yang baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa beasiswa penghafal kitab suci merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya dalam membentuk karakter anak-anak Surabaya.
Program ini dirancang untuk tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas siswa.