daerah

Dukung Layanan Jantung RS Soewandhie, DPRD Desak Pemkot Optimalkan Gedung Kasa

Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:31 WIB
Agus Mashuri, anggota Pansus RPJMD DPRD Surabaya dari PPP (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota memanfaatkan Gedung Kasa yang terletak di kawasan Fasilitas Medis Kota (FMK) sebagai bagian dari layanan kesehatan penunjang RSUD dr Soewandhie. Gedung tersebut dinilai layak difungsikan sebagai klinik spesialis, seperti poli jantung atau layanan rawat jalan khusus.

Hal ini disampaikan Agus Mashuri, anggota Pansus RPJMD DPRD Surabaya dari PPP. Ia menilai, saat ini Gedung Kasa belum dimaksimalkan, padahal lokasinya strategis dan bisa membantu mengurangi beban layanan serta persoalan parkir di RS Soewandhie.

“Gedung Kasa itu jangan dibiarkan nganggur. Bisa digunakan untuk poli khusus seperti jantung atau layanan lain yang tidak membutuhkan rawat inap. Lokasinya dekat, parkirnya lebih nyaman, dan bisa jadi alternatif layanan bagi masyarakat,” ujar Agus usai rapat Pansus RPJMD, Kamis (26/6/2025).

Baca Juga: Pansus RPJMD 2025-2029 Usulkan pengadaan Ambulans Helikopter

Agus juga menyoroti persoalan akses parkir di RS Soewandhie yang kerap menjadi keluhan pasien. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya bagus secara medis, tapi juga harus memberikan kemudahan akses fisik.

“Sekarang banyak masyarakat yang enggan berobat karena akses parkirnya sulit. Kalau tempatnya nyaman, alatnya lengkap, tapi sulit dijangkau, ya tetap tidak menarik bagi pasien,” tambahnya.

Agus mengapresiasi rencana RSUD dr. Soewandhie yang akan membuka layanan jantung terintegrasi pada tahun depan. Menurutnya, rencana itu harus disiapkan dari sekarang, termasuk dukungan bangunan dan infrastruktur.

Baca Juga: Cak YeBe: Sekda Harus Punya Leadership, Bukan Loyalitas Politik

“Kalau layanan jantung dibuka tahun depan, kita harus pastikan infrastrukturnya siap. Gedung dan parkir itu bagian dari kesiapan. Kalau semua lengkap, masyarakat tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat,” tegasnya.

Gedung Kasa sendiri berdiri di atas lahan eks Pasar Kapas Krampung dan sudah mengusung desain modern. Agus menyarankan lantai atas dapat difungsikan untuk fasilitas kesehatan, sedangkan lantai bawah tetap digunakan sebagai pasar tradisional. Model ini dianggap sebagai bentuk optimalisasi ruang yang efektif dan efisien.

“Kita tidak perlu bangun gedung baru, cukup optimalkan yang ada. Kalau dikelola dengan baik, bisa mendukung layanan publik dan meningkatkan PAD,” pungkas Agus. ***

Tags

Terkini