Namun, realisasinya melebihi target, mencapai 3.140 unit, yang terdiri dari APBD dan bantuan non APBD melalui gotong royong.
Baca Juga: Integritas dan Etos Kerja, Kunci Sukses Pemkot Surabaya Raih ARM 2023
Bantuan non APBD ini berasal dari berbagai pihak, seperti Baznas, BSPS, Yayasan Manarul Ilmi, Gereja Victory, Alumni SMA 5, dan Bangga Surabaya Peduli. Total, seluruhnya mencapai 3.909 unit rumah yang berhasil dibangun.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong yang dicanangkan Wali Kota Eri dapat diwujudkan dengan baik di Kota Surabaya.
Irvan menegaskan bahwa program ini akan terus dilanjutkan pada tahun 2024, dengan anggaran APBD sebesar Rp 68,7 miliar untuk 1.500 unit rumah.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Rilis Surat Edaran Peningkatan Keamanan Dan Ketentraman Nataru 2024
Meskipun belum ada detail pasti mengenai bantuan non APBD, koordinasi lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kelancaran program pada tahun mendatang. (BNW)