daerah

Sindir Walikota masalah PKL, DPRD: Surabaya Semrawut!

Minggu, 18 Mei 2025 | 18:42 WIB
Mochamad Machmud, anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Partai Demokrat (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mochammad Machmud, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Pemerintah Kota Surabaya dalam menangani persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan juru parkir liar (jukir). Ia menilai Pemkot tidak tegas dan gagal mengambil langkah konkret untuk menertibkan dua masalah klasik yang makin meresahkan warga.

Machmud menyoroti menjamurnya PKL yang membuka lapak di tempat terlarang, bahkan sampai menutup saluran air secara permanen demi berjualan. Ia menyebut bahwa Pemkot tampak tidak mampu bertindak tegas terhadap pelanggaran nyata tersebut.

"Jangankan yang jelas-jelas seperti itu, saluran itu lho dicor dibuat jualan, Pemkot itu tidak mampu, tidak mampu menertibkan," sindir Machmud dalam keterangannya.

Baca Juga: BUMD Strategis Tanpa Pemimpin, DPRD Jatim: Jangan Tunggu Bangkrut Baru Sibuk Bersih-Bersih!

Ia menilai ketidaktegasan ini menjadi bukti lemahnya koordinasi dan tindakan nyata dari jajaran Pemkot Surabaya. PKL yang berjualan di atas saluran, bahu jalan, hingga trotoar kini tersebar merata di seluruh penjuru kota, namun tidak ditindak tegas.

"Rata se-Surabaya PKL itu banyak, merata seluruh Kota Surabaya ini. Hampir semua saluran-saluran di pinggir jalan dipenuhi dengan PKL, Pemkot tidak berkutik sama PKL," tegasnya.

Tidak hanya soal PKL, Machmud juga mengkritik keras maraknya praktik juru parkir liar yang tumbuh subur di berbagai titik kota. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa Pemkot juga gagal menertibkan keberadaan jukir ilegal.

"Pemkot juga tidak berkutik sama jukir," tambahnya.

Baca Juga: Reses di Bubutan, Budi Leksono Tekankan Pemerataan dan Keadilan Pembangunan

Dengan nada tajam, Machmud mempertanyakan kapasitas Wali Kota Surabaya yang dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah mendasar seperti penertiban PKL dan jukir liar.

"Wali kota jangan terlalu mengatur kota ini sebesar ini kalau mengatur PKL saja lho gak iso (tidak bisa menertibkan dan menata dengan baik)," sindirnya.

Machmud mendesak agar Pemkot segera mengambil langkah tegas, terkoordinasi, dan berani dalam menyelesaikan persoalan yang mengganggu ketertiban umum ini. Ia mengingatkan bahwa ketegasan adalah kunci utama menciptakan kenyamanan dan keindahan ruang publik di Kota Surabaya. ***

Tags

Terkini