Minggu, 19 Juli 2026

Dituding Jual Pupuk Bersubsidi di Atas HET, Ini Penjelasan Pemilik Kios

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 30 November 2024 | 21:36 WIB
Gudang kios penyalur pupuk subsidi (foto istimewa)
Gudang kios penyalur pupuk subsidi (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM-Menyusul adanya isu pemberitaan penjualan pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di media online yang berjudul " Harga Pupuk di Kios Argo Mulyo Melambung Tinggi". Pemilik kios penyalur pupuk angkat bicara.

Pemilik kios penyalur pupuk subsidi Moro Seneng, Awin membantah jika pihaknya telah me-mark up harga pupuk bersubsidi yang ada di Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

"Kami menjual dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada Kelompok Tani sesuai Harga Eceran Tertinggi ( HET), memang kami meminta untuk biaya operasional transport dan kuli naik turun, serta biaya transport antar dari kios ke petani. Apabila petani tidak ambil ke kios. Boleh di cek ke setiap Kelompok Tani maupun ke petani,"ungkapnya.

Baca Juga: Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, Direksi Pupuk Kujang Blusukan ke Berbagai Daerah Penebusan Pupuk Subsidi di Daerah Terpencil Semakin Mudah

Pihaknya juga mengaku tidak pernah melakukan penjualan pupuk subsidi itu keluar daerah. Pada saat mengirim jatah pupuk pun harus sesuai dengan aturan.

"Kami siap di proses sesuai hukum yang berlaku, apabila ada masyarakat yang mengetahui jika Agen kami melakukan penjualan di luar daerah, seperti yang di tuduhkan kepada kami, karena sejak 2021 menyalurkan pupuk ke Desa Lawak sangat hati - hati baik harga, maupun jatah pengiriman sesuai dengan Aturan," kata Awin kepada wartawan. Sabtu (30/11/2024).

Sementara itu salah satu ketua kelompok tani "Jaya Abadi" Kartono warga Dusun Duren mengatakan, bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi di tempatnya jenis Urea kemasan 50 kilo gram harganya Rp 125 ribu sedangkan untuk jenis Phonska kemasan 50 kilo gram Rp 120 ribu.

Baca Juga: Punya Banyak Pelanggan Loyal, Pupuk Kujang Raih Platinum di SNI Award

"Alhamdulillah, harga pupuk masih sesuai (HET), untuk jatah mulai tahun 2023 mulai lancar, bahkan di tahun 2024 ini jatah petani lebih - lebih sehingga petani bisa mempersiapkan pupuk untuk tanam padi musim tanam ini,"pungkasnya.

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini