"Untuk menanggapi video yang viral tersebut, mungkin ada beberapa warga di luar Jatiwangi, sambil perangkat saya melepaskan rantai, memvideokan hal tersebut akhirnya mungkin disebarluaskan," jelasnya.
Terkait pemasangan rantai besi sendiri, lanjut Kepala Desa, hal itu dilakukan orangtuanya sekira pukul 12.00 WIB hingga ketahuan hal itu pada saat sore hari saat kedua anak itu keluar mencari makan kerumah Neneknya.
"Dirantai itu mulai jam 12 an. Ketahuannya mungkin pas si anak itu laper. Jam 3, jam 4 mungkin laper. Akhirnya pintu yang dikunci si bapak itu dibuka dari dalam, , akhirnya dia jalan ke rumah neneknya. Sepanjang jalan itu, akhirnya warga tahu," tegasnya.
Faktor Ekonomi Jadi Akar Permasalahan
Dari kejadian itu, keluarga dari kedua anak tersebut termasuk dalam kategori miskin sedang yang sampai saat ini, menurut Kepala Desa keluarga tersebut belum pernah mendapatkan bantuan.
"Keluarga lebih ke menengah ke bawah . Kami juga sudah berusaha memasukkan ke ke DTKS ya, tapi masih belum juga diaprove oleh yang berwenangnya," tandasnya.(Defri Ardiansyah)