Jumat, 5 Juni 2026

Peduli Lingkungan, Pengusaha Pakan Ternak Lele di Jombang Bantu Warga Normalisasi Saluran Irigasi Sepanjang 1 Kilo Meter

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 26 September 2024 | 13:44 WIB
Heri Purnomo pengusaha pakan ternak lele memakai topi warna hitam saat di wawancarai wartawan di lokasi normalisasi saluran irigasi
Heri Purnomo pengusaha pakan ternak lele memakai topi warna hitam saat di wawancarai wartawan di lokasi normalisasi saluran irigasi

NAWACITAPOST.COM - Kepedulian terhadap lingkungan serta memasuki musim penghujan, pengusaha pengolahan pakan ternak lele asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur melakukan normalisasi saluran irigasi yang berada di areal sawah. Normalisasi tersebut dilakukan untuk mencegah banjir akibat saluran yang sudah dangkal.

Saluran irigasi itu berada di areal sawah menghubungkan desa Sukorejo dan desa Temuwulan yang dinormalisasi oleh pengusaha pakan ternak lele tersebut.

Baca Juga: Sosialisasi Peduli Lingkungan melalui Pelatihan Ecoprint Hapazome dengan Teknik Fermentasi Daun di SMA Luqman Al Hakim Surabaya

Menurut pengusaha pakan ternak lele, Heri Purnomo saluran yang telah dinormalisasi yaitu sepanjang satu kilometer. Setelah dilakukan normalisasi, aliran air pun akan menjadi lancar.

"Alhamdulilah saluran irigasi yang kita normalisasi hari ini menghubungkan antar desa yaitu Temuwulan dan Sukorejo sepanjang 1 kilo meter, semoga setelah ini aliran air bisa lancar," kata Heri Purnomo kepada wartawan Kamis (26/9/2024).

Heri menambahkan, normalisasi itu menggunakan alat excavator untuk menggali dan mengangkat lumpur di saluran irigasi.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, Ini 5 Cara BAB di Gunung Tanpa Menggunakan Botol Plastik

"Tujuan normalisasi saluran ini dalam upaya pencegahan banjir memasuki musim penghujan dan untuk membantu warga setempat,"ujarnya.

Sementara Kepala Dusun Temon Abdul Haris, dia sangat mengapresiasi kegiatan normalisasi saluran irigasi yang di lakukan oleh pengusaha pakan ternak lele.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pak Heri yang sudah memperhatikan lingkungan kami, karena kalau tidak di normalisasi pada saat musim hujan tanaman jagung banyak terendam," tandasnya.

 

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini