Yuga juga mengingatkan pentingnya sikap terbuka antar kelompok. “Masing-masing kelompok hendaknya mengosongkan diri seperti gelas kosong, meletakkan semua pemikiran dan argumentasi, agar bisa menerima dan berjalan seiring bersama,” pesannya.
Adapun tujuh kelompok pejuang surat ijo yang hadir dan sepakat bersatu tersebut adalah KPSIS (Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya), P2TSIS (Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya), A2PSIS (Arek-Arek Pejuang Surat Ijo Surabaya), FASIS (Forum Analisis Surat Ijo Surabaya), GERATIS (Gerakan Anti Surat Ijo), Ex EV 1304 Ex Eigendom Verponding 1304, serta Kampung Londo Peneleh. ***