“Kebudayaan perlu dikenalkan sejak dini, kalau perlu sejak PAUD sudah diperkenalkan, sehingga semangat budaya tidak luntur di tengah era globalisasi saat ini,” tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan wajib menindaklanjuti secara sistematis.
“Ini perlu ditindaklanjuti segera oleh Dinas Pendidikan terkait adanya kurikulum budaya di kalangan anak-anak sekolah untuk mengenal budaya Kota Surabaya,” ujarnya.
Johari juga menyoroti adanya ketidakadilan dalam fasilitas pemerintah terhadap komunitas budaya.
“Banyak temuan-temuan di lapangan, pemerintah hanya memfasilitasi paguyuban-paguyuban budaya tertentu saja,” ujar Bang Jo, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan budaya rakyat seperti sedekah bumi dan ludruk harus mendapat ruang dan dukungan penuh.
“Kegiatan-kegiatan ini perlu mendapat perhatian dan bisa difasilitasi oleh Pemerintah Kota, agar budaya di Kota Surabaya tidak meredup dan menghilang,” tutupnya. ***