Ia menambahkan, pemerintah pusat juga telah memiliki sejumlah program gizi gratis untuk anak-anak, namun hal tersebut harus diimbangi dengan perilaku hidup sehat di masyarakat. “Program dari pusat tujuannya mulia, untuk tumbuh kembang anak-anak kita. Tapi tentu harus diimbangi dengan aktivitas yang menunjang kesehatan, seperti olahraga dan pola hidup sehat,” ujarnya.
Reni menjelaskan bahwa kegiatan lomba senam kali ini digelar bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, sedangkan peluncuran “Relawan Sehat Surabaya” akan dilanjutkan pada Hari Kesehatan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 12 November mendatang.
“Kalau ini momennya di Hari Pahlawan, dengan semangat sehat dan semangat perjuangan. Tapi nanti kita akan resmikan lagi, bisa juga di saat Hari Kesehatan Nasional,” jelasnya.
Ia menutup dengan pesan optimis, bahwa semangat hidup sehat harus terus digelorakan lintas usia. “Hidup sehat ini sekarang jadi tren yang positif. Dan ini bukan cuma untuk orang tua, tapi juga anak-anak muda. Mari kita bersama bergerak, membangun kota Surabaya yang sehat, kuat, dan bahagia,” pungkasnya. ***