Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi jalur zonasi, yang dulu sempat membuat siswa berkebutuhan khusus tersebar tanpa identifikasi yang memadai.
“Dulu kan ada yang lolos jalur zonasi tanpa terdeteksi kebutuhan khususnya. Sekarang sudah lebih baik, tapi kami akan terus evaluasi agar datanya benar-benar sesuai kenyataan,” pungkasnya. ***