NAWACITAPOST.COM - Mengawali tahun 2024, Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Mojokerto, Jawa Timur, menggelar event dengan tema Siap Melangkah dengan KOMPAK untuk Kinerja EXCELLENT dan Tampil Menjadi PEMENANG.
Pantauan wartawan Nawacitapost.com kegiatan tersebut digelar di Wisata Bukit Kayoe Putih, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (4/1/2023) pagi.
Hadir dalam event diantaranya Wakil Kepala Divisi Regional (Waka Divre) Wawan Triwibowo, Administratur Andi Andrian Hidayat, S.P., Camat Jetis Madya Andriyanto, Kapolsek Jetis AKP Nanang Sujianto, S.H, Danramil 0815/07 Jetis Kapten Inf Syamsul Ma'arif, sekaligus seluruh Asper KPH Mojokerto dan jajarannya.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai dari pemberian santunan atau berbagi keceriaan kepada anak yatim yang ada di sekitar hutan serta penanaman bersama TNI/Polri dan stakeholder di areal wisata kemitraan “Bukit Kayoe Putih” Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Mojokerto.
Ketika diwawancarai Administratur Andi Andrian Hidayat mengatakan, KPH Mojokerto di tahun 2024 ini jauh bisa lebih baik, karena di tahun 2023 kami juga meraih jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Itu kita akan coba pertahankan, dalam situasi memang agak sulit saat ini, jadi sulit itu bukan dari sisi komponen tapi ekonomi global memang sekarang yang menekan pemasaran ekspor dan macam-macam, dan ini yang menjadi kendala, tapi kita tetap berupaya untuk bisa memberikan yang lebih baik daripada tahun 2023," kata Andi Andrian Hidayat yang biasa akrab dipanggil Andrian.
Baca Juga: Laksanakan Giat Monitoring, KPH Jombang Gelar Trail Keliling Hutan
Andrian menambahkan, sementara pemasukan perhutani KPH Mojokerto hari ini kita masih mencatat pembukuannya itu Rp 15.000.000.000,- (Lima Belas Miliar Rupiah) dari target Rp 7.000.000.000,- (Tujuh Miliar Rupiah) tapi pendapatan ini kan bentuknya ada yang cash bank, ada yang inventori atau persediaan dari berbagai sektor.
"Ini nanti yang masih menjadi bahan pertimbangan, karena persediaan kita ternyata masih tertahan cukup banyak, untuk target tahun ini, sampai saat ini kami belum menerima dan sampai saat belum ada penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2024," imbuh mantan Administratur Perhutani Bondowoso itu disela-sela event.
Lanjut Andrian, dirinya meyakini bahwa akan mendapatkan target yang lebih besar, dikarenakan kalau target sebelumnya tercapai pasti ada kenaikan target, berdasarkan pengalaman seperti itu biasanya, namun dirinya mengaku siap apapun yang terjadi, apalagi kondisi Mojokerto juga masih sesuai untuk menaikkan target.
Baca Juga: Agroforestry Tebu di KPH Jombang, Asdep Kementerian BUMN Resmikan Panen Perdana di Ngujung Barat
"Untuk Mojokerto ini termasuk klasifikasi KPH A, yang memang mempunyai potensi yang sebenarnya masih cukup bagus dan cukup baik, khususnya kayu, dan kemarin kayu putih, nah yang sekarang sedang menekan kami adalah pemasaran kayu putih memang," terangnya.
Artikel Terkait
Perhutani KPH Jombang Peduli, Serahkan Hewan Qurban Kepada Masyarakat Desa Sekitar Hutan
Agroforestry Tebu di KPH Jombang, Asdep Kementerian BUMN Resmikan Panen Perdana di Ngujung Barat
Peduli Dunia Pendidikan, Perhutani Bersama Pemkab Salurkan Program TJSL ke Siswa Berprestasi
Berantas Pelaku Illegal Logging, Polres Nganjuk bersama Perhutani Teken MOU
Laksanakan Giat Monitoring, KPH Jombang Gelar Trail Keliling Hutan