“Sudah tepat waktunya. Apalagi Pak Wali sudah memanggil dan menilai mereka sejak bulan Maret lalu. Proses verifikasi dan penilaian itu yang jadi dasar kuat untuk menyusun kabinet baru,” ujarnya.
Baca Juga: Achmad Nurdjayanto: PJU Rusak, CCTV Tak Maksimal, Rentan Aksi Kriminal dan Kecelakaan
Ia juga menegaskan pentingnya legalitas formal bagi pejabat-pejabat baru agar roda pemerintahan tidak tersendat dan agenda pembangunan bisa segera berjalan.
“Segera dilantik saja. Legalitas itu penting agar roda birokrasi tidak terhambat dan program strategis bisa langsung dijalankan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa pergantian kepala PD tidak akan menghambat kesinambungan program. Komitmen dan gagasan yang telah disepakati sebelumnya tetap menjadi dasar kerja bagi para penggantinya.
Baca Juga: 25 Tahun Diperjuangkan, Surabaya Akhirnya Terima Rp1,6 Miliar dari Bagi Hasil PKB
“Gagasan dan komitmen yang telah ditetapkan akan tetap menjadi acuan, meskipun terjadi pergantian Kepala PD. Penggantinya wajib melanjutkan komitmen yang sudah disepakati sebelumnya,” ujarnya.
Sebagai bentuk keterbukaan, Wali Kota memastikan hasil kesepakatan kinerja Kepala PD akan disampaikan ke media dan masyarakat.
“Nantinya, hasil kesepakatan komitmen ini akan saya sampaikan kepada seluruh media. Dengan demikian, masyarakat dapat turut mengawasi kinerja para Kepala PD. Jika ada ketidaksesuaian, warga dapat langsung menyampaikan kepada saya,” jelasnya.
Baca Juga: Sidak UD Sentosa Seal, Cahyo Harjo: Negara Tak Boleh Dibohongi!
Ia menambahkan, nama Kabinet Surabaya Berkah mencerminkan komitmen Pemkot untuk membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan terbuka.
“Pemkot Surabaya akan menamakan mereka Kabinet Surabaya Berkah. Kita akan awasi kinerja mereka bersama-sama,” tegas Eri. ***