berita-peristiwa

Melalui E-Gamelan, UWKS Tanamkan Karakter Positif pada Siswa SMPN 29 Surabaya

Minggu, 27 Oktober 2024 | 10:19 WIB

NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka melestarikan budaya tradisional di era digital, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggelar Pelatihan E-Gamelan di SMPN 29 Surabaya selama dua bulan terakhir, sejak September hingga Oktober 2024.

Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang didanai oleh DRTPM Kemendikbudristek dan bertujuan mendukung proyek Profil Pelajar Pancasila dengan mengembangkan karakter positif siswa melalui kesenian gamelan digital.

Pelatihan ini melibatkan tim pengabdi dari UWKS, yaitu Dr. Fransisca Dwi Harjanti, M.Pd. sebagai ketua tim, bersama Dr. Jarmani, M.Pd., dan Dra. Marmi, M.Si. Fokus utama pelatihan adalah mengenalkan penggunaan E-Gamelan, sebuah aplikasi digital yang memungkinkan siswa mempelajari alat musik gamelan dengan cara yang lebih praktis dan menarik.

Baca Juga: Napak Tilas Sejarah dan Karakter Kewijayakusumaan: Pondasi Utama Pendidikan Mahasiswa Baru UWKS

Menurut Dr. Fransisca, pemilihan topik E-Gamelan didasari kebutuhan untuk melestarikan kesenian tradisional, yang sayangnya semakin ditinggalkan generasi muda di era globalisasi.

“Kesenian gamelan adalah bagian penting dari budaya Indonesia, tetapi di zaman sekarang, minat anak-anak terhadap kesenian tradisional seperti ini mulai berkurang. Dengan inovasi E-Gamelan, kami berharap bisa membangkitkan ketertarikan siswa, terutama generasi Z, untuk mempelajari budaya lokal dengan cara yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Dr. Fransisca dalam keterangannya.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada keterampilan memainkan E-Gamelan, tetapi juga bertujuan memperkuat nilai-nilai karakter yang terkandung dalam seni gamelan, seperti kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Baca Juga: Ramona Frisca dan Naufal Syafawi dilantik sebagai ketua DPM dan Presiden BEM FK UWKS 2024-2025. Dekan: Belajar berorganisasi tanpa melupakan Akademik

"Program ini diharapkan dapat mendukung proyek Profil Pelajar Pancasila, yang menekankan pentingnya membangun karakter positif bagi siswa di sekolah," tambah Dr. Jarmani, M.Pd.

Dra. Setyowati, M.Pd., Kepala SMPN 29 Surabaya sekaligus mitra kerja sama UWKS, menyatakan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, inovasi dalam bentuk E-Gamelan ini sangat penting bagi siswa untuk meningkatkan minat pada kesenian tradisional dan membangun karakter positif di kalangan generasi muda.

“Jumlah siswa yang tertarik dengan ekstrakurikuler gamelan semakin berkurang. Inovasi E-Gamelan ini bisa menjadi solusi yang menarik bagi mereka. Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdi dari UWKS atas program ini, dan berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” kata Setyowati.

Baca Juga: Seminar Nasional Kusuma III di UWKS: Refleksi Budaya Kemajapahitan untuk Indonesia Emas 2045

Program pelatihan ini juga melibatkan siswa dalam berbagai kegiatan praktis, mulai dari pengenalan instrumen gamelan digital, praktik bermain gamelan, hingga simulasi ansambel. Proses pelatihan disesuaikan dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, sehingga para siswa dapat belajar dengan suasana yang santai tetapi tetap terarah.

Sebagai puncak dari kegiatan ini, para siswa akan menampilkan hasil belajar mereka dalam kegiatan kewijayakusumaan yang rencananya akan di gelar di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada puncak bulan purnama, November 2024 nanti.

Halaman:

Tags

Terkini