berita-peristiwa

Viral Warga Histeris usai Temukan Jasad Pelajar yang Tertemper KRL di Kalideres

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan yang dilaporkan menewaskan seorang pelajar saat tertemper KRL pada jalur Stasiun Kalideres, Jakarta Barat. (Instagram.com/@warga.jakbar)

NAWACITAPOS.COM — Sebuah insiden maut yang merenggut nyawa seorang pelajar di dekat Stasiun Kalideres, Jakarta Barat, mendadak menggemparkan pengguna media sosial pada Kamis (20/8/2026) pagi. Peristiwa tragis di jalur lintasan kereta api ini menjadi sorotan luas setelah rekaman video amatir yang merekam momen mencekam tersebut tersebar dan viral di jagat maya.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.20 WIB di area perlintasan Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper tersebut memicu kepanikan luar biasa dari masyarakat sekitar. Suasana di lokasi mendadak berubah dramatis ketika warga yang berada di dekat tembok pembatas jalur lintasan menemukan tubuh korban tergeletak usai tertemper KRL Commuter Line.

Teriakan Histeris Warga di Lokasi Kejadian

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jakartainfoketerkini.id, kepanikan pecah saat warga berbondong-bondong mendekati lokasi untuk memberikan pertolongan awal.
 
Baca Juga: Bendera Diturunkan, Realitas Menghantam: Menagih Janji Jalan, Keadilan Ekonomi, dan Kratom

"Ya Allah, tolong-tolong pak," teriak seorang warga dalam rekaman amatir yang dibagikan akun Instagram @jakartainfoketerkini.id, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Suara teriakan histeris tersebut menggambarkan betapa mencekamnya situasi di lapangan saat warga bersama pihak berwenang berupaya mengevakuasi korban yang tertemper kereta menuju arah Poris tersebut. Laporan dari akun @warga.jakbar menyebutkan bahwa titik insiden berada di area sensitif perlintasan. "Kejadian terjadi di sekitar area tembok bolong Semanan," tulis postingan tersebut.

Operasional Commuter Line Terganggu

Dampak dari kecelakaan fatal ini tak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas KRL Lintas Tangerang. Pihak PT KAI Commuter secara resmi mengonfirmasi adanya kendala operasional dan keterlambatan perjalanan akibat proses evakuasi yang memakan waktu.

Melalui akun X resminya, pihak operator menyampaikan permohonan maaf dan detail kondisi penanganan di lokasi.
 
Baca Juga: Geger Modus Gesek Nomor Rangka Mobil Teror Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan!

"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," tulis KAI.

"Perjalanan Commuter Line saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekam rangkaian KA," tambahnya.

KAI juga meminta seluruh penumpang untuk bersabar dan mematuhi petunjuk petugas selama proses pemulihan jalur berlangsung. "Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi," tambahnya.

Tragedi pilu ini menjadi tamparan keras sekaligus pengingat mendesak bagi masyarakat akan bahayanya beraktivitas di seputar jalur perlintasan kereta api. Disiplin untuk tidak menerobos maupun melintasi area bahaya seperti tembok pembatas yang jebol merupakan langkah krusial demi mencegah berulangnya nyawa melayang secara tragis di rel kereta.(***)

Tags

Terkini