"Saat ini tugas kami adalah terus tetap kampanyekan perdamaian sampai dengan transisi pemerintahan," ucap Raya.
Artinya, kata Raya, sesuai petunjuk ketua Umum Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Bravo lima sebagai ormas akan bersikap netral dan secara kelembagaan sudah tidak diperkenankan dukung mendukung partai maupun Calon untuk jabatan politik.
Baca Juga: GMKI Desak Pemerintah Blokir Rekening dan E-Wallet Terkait Judi Online
"Tugas kita adalah mengawal pemerintah yang ada, termasuk juga mengantisipasi sejak dini dan melakukan aksi pencegahan terhadap berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman terhadap NKRI," ungkap Raya.
Dijelaskan, saat ini kepengurusan Bravo lima sudah mencapai 70 persen di kabupaten/kota di Jawa Timur.
"Kita akan terus menjaga konsistensi kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, dan menjadi benteng pertahanan nasional maupun daerah, yang mampu melawan kepentingan politik yang berupaya memecah belah bangsa ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Fortuner Nusantara Jawa Timur Gelar Rapat Korwil, Tetapkan drg. Fahmi Fuadi sebagai Ketua
Diakhir kegiatan, juga dilakukan pelantikan beberapa jajaran pengurus DPC Bravo Lima. Antara lain DPC kota
Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota/Kab Kediri, Kab. Ponorogo, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota/Kab Mojokerto, dan Kab. Nganjuk. ***
Artikel Terkait
Masalah Lansia Terlantar di Surabaya. Antara Harapan dan Kenyataan!
Relawan Prabowo Usulkan AH Thony-Richard Maju Pilkada Surabaya 2024-2029
Muncul Puluhan Baliho, Dukungan Mengalir untuk AH Thony dan Richard dalam Pilkada Surabaya 2024
Cak Ji dan Mr Xu Yong Bahas Masa Depan Kerjasama Surabaya-Tiongkok
AH Thony: Surabaya dan Jawa Timur Serius Kembangkan Olahraga Ice Skating
'Turba', Ketua Fraksi PDIP Surabaya Tanamkan Nilai-Nilai Bung Karno untuk Keadilan Sosial