Jakarta, NAWACITAPOST – Bom bunuh diri yang meledak di Katderal Makassar, Minggu (28/3/2021) Berdasarkan pengalaman Nasir Abas, Mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiah (JI) untuk wilayah Filipina, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan, sewaktu aktif melakukan perekrutan untuk JI, orang yang sudah punya sikap benci terhadap pemerintah memang akan lebih mudah direkrut dibanding orang yang masih nol.
Terkait temuan atribut FPI (sudah dilarang oleh pemerintah) di sejumlah wilayah pasca peledakan bom katedral Makassar. Itu bisa diduga FPI yang selalu melakukan protes atau kritis terhadap pemerintah tentu diikuti oleh anggota serta simpatisannya. Mereka inilah yang kemudian menjadi sasaran empuk untuk direkrut oleh jaringan teroris seperti JAD, tutur Nasir.
Nasir Abas melanjutkan "Jangankan FPI, polisi, anggota TNI, dan PNS pun sudah ada yang terpapar dan direkrut oleh jaringan teroris," tegasnya.
Intinya orang yang direkrut untuk dijadikan pelaku teror bom bunuh diri adalah mereka yang punya sikap benci kepada pemerintah, tandasnya.
Bibit awalnya bisa jadi dari sikap intoleren dalam bermasyarakat. Walaupun bukan pelaku teror yang meledakan bom bunuh diri. Dari mereka yang intoleren itulah penyebaran aksi radikalisme dan terorisme terjadi, pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Ronaldy
Terkini
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Senin, 12 Oktober 2026 | 13:20 WIB
Senin, 12 Oktober 2026 | 09:02 WIB
Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:52 WIB
Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:51 WIB
Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:51 WIB
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:17 WIB
Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57 WIB
Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:57 WIB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:43 WIB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:41 WIB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:40 WIB
Rabu, 7 Oktober 2026 | 23:26 WIB
Rabu, 7 Oktober 2026 | 23:19 WIB
Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:56 WIB
Selasa, 6 Oktober 2026 | 21:19 WIB
Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:29 WIB
Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:17 WIB
Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:15 WIB
Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:11 WIB