Jumat, 5 Juni 2026

Dampak Pencemaran Lingkungan oleh Sampah APK Terhadap Penerapan SDGs Nomor 15: Menjaga Ekosistem Darat Mencegah Bencana Akibat Ulah Manusia

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 4 April 2024 | 17:24 WIB
Ilustrasi sampah APK (Istimewa)
Ilustrasi sampah APK (Istimewa)

Manusia merupakan makhluk hidup yang menjadi komponen utama yang berada di lingkungan, tetapi manusia juga dapat menghancurkan lingkungannya sendiri. Manusia melakukan berbagai kegiatan dengan memanfaatkan lingkungan. Akan tetapi hal ini bisa terjadi secara berlebihan dan menyebabkan terjadinya eksploitasi atau kerusakan lingkungan.

Sebagai contoh pada aktivitas ekonomi, manusia menggunakan energi listrik dari batu bara, tungku-tungku industri, serta adanya transportasi yang mengakibatkan banyaknya zat kurang baik yang beredar di lingkungan.

Baca Juga: 'UPN Mengabdi', Pengmas Dosen FK UPN Veteran Jatim Fokus Deteksi Dini Anemia

Dampak Negatif Pencemaran Lingkungan

1. Pencemaran air.

Air yang jernih belum tentu air yang bersih, untuk menentukan bahwa air itu bersih maka harus dilihat mulai dari kondisi dan wujud normal dan sifat alami air. Jika terdapat penyimpangan atau perubahan sifat air maka air tersebut dapat dikatakan air yang tercemar. Ciri air yang tercemar adalah adanya bahan pelarut dan endapan, berbau, memiliki rasa (asam, manis, atau pahit), suhu air berubah dan air berwarna.

Air yang tercemar berdampak besar terhadap kesehatan manusia, akibatnya banyak penyakit yang timbul akibat pencemaran air, seperti diare yang disebabkan oleh air yang tercemar dan makanan yang kotor dan demam berdarah dengue (DBD) berasal dari gigitan nyamuk berjenis aedes aegypti. Nyamuk ini berkembang biak terutama di
genangan air baik itu air yang bersih maupun air kotor seperti penampungan air, selokan, tempat sampah, dan lain-lain.

2. Pencemaran udara.

Pencemaran udara sangat berdampak buruk bagi kesehatan dan mengganggu sistem pernafasan manusia, terdapat banyak penyakit yang timbul karena pencemaran udara seperti asma dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang disebabkan kondisi udara yang kotor (asap rokok, asap kendaraan, asap pabrik, dan asap pembakaran sampah) sehingga menyebabkan terganggunya proses pernapasan manusia.

Baca Juga: UPN Mengabdi: Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN Jatim Gencarkan Edukasi Hidup Sehat

3. Pencemaran tanah.

Pencemaran tanah adalah dimana adanya bahan kimia yang terdapat di dalam tanah yang menyebabkan tanah bisa terkontaminasi zat berbahaya terhadap manusia. Tanah yang terkontaminasi dengan zat yang berbahaya dapat mengakibatkan pencemaran tanah. Pencemaran tanah ini juga sangat berdampak bagi kesehatan manusia, banyak penyakit yang timbul karena adanya pencemaran tanah, misalnya :

A. Kerusakan sistem saraf

Kerusakan sistem saraf berawal dari tanah yang tercemar merambat ke hasil pertanian dan air sumur yang dihasilkan dari tanah yang tercemar. Apabila mengonsumsi zat yang terkandung dalam tanah dapat merusak sistem saraf yang dapat menghambat proses pertumbuhan pada anak misalnya; kesulitan bergerak, berbicara, atau berpikir.

B. Kanker

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini