Menegaskan jalur yang benar adalah hukum, DPRD, atau pemilu, bukan tekanan jalanan.
4. Aspirasi untuk Rakyat Kecil
Mendesak perhatian serius pada harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, pendidikan, dan kesehatan.
Mendukung UMKM, koperasi, ekonomi pesantren, serta perlindungan petani, nelayan, dan buruh.
5. Persatuan dan Toleransi
Menyerukan masyarakat menjaga kerukunan antaragama, antarsuku, dan antar golongan.
MAKI Jatim juga merekomendasikan agar Pemprov Jatim membuka ruang dialog rakyat secara luas dan inklusif, TNI–Polri menjaga keamanan agar demo tetap damai dan bermartabat, serta media massa dan tokoh masyarakat menjadi penghubung komunikasi rakyat dengan pemerintah.
Diskusi publik ini turut dihadiri berbagai tokoh dan elemen masyarakat. Hadir antara lain Kunjung Wahyudi (Ketua FKKS SMA/SMK Jatim), Mat Mochtar (tokoh masyarakat), dan Alim Basa Tualeka (akademisi).
Sementara dari kalangan organisasi, tampak hadir Baso Juherman, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya, perwakilan LIRA, serta perwakilan Bakesbangpol Jawa Timur.
Heru menutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan Khofifah masih sangat dibutuhkan rakyat Jawa Timur.
“Kami berdiri untuk persatuan, kerukunan, dan kesejahteraan rakyat. Kami mendukung Jawa Timur tetap aman, damai, dan menolak segala bentuk demo yang bertujuan menurunkan Gubernur Khofifah,” pungkasnya. ***