"Vitamin D punya peran penting di kesehatan rongga mulut. Ternyata, vitamin D bisa berpengaruh untuk menanggulangi bau mulut dan sariawan. Jadi belum tentu orang sariawan itu kekurangan vitamin C, bisa juga karena vitamin D-nya rendah. Ini berkaitan dengan kualitas air liur yang mengandung fosfor dan kalsium," papar drg. Wahyuni.
Ia juga menyampaikan bahwa vitamin D merupakan salah satu vitamin termurah karena bisa didapat dari sinar matahari, dan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi di masa remaja.
"Kalau remaja itu kan titik beratnya pertumbuhan, ya. Jadi kita kejar dengan asupan nutrisi yang baik, terutama vitamin D. Ini bisa meningkatkan kualitas pertumbuhan sebelum mereka dewasa," jelasnya.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung kepada para narasumber. Beberapa siswa yang menyampaikan pertanyaan kritis bahkan mendapatkan hadiah langsung sebagai bentuk apresiasi.
Kepala SMPN 56 Surabaya, Etiek Dyah P.H., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi penuh kegiatan ini. Ia merasa bersyukur sekolahnya menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat dari FK-UWKS.
"Saya merasa bersyukur sekali karena keluarga besar SMP Negeri 56 ini sudah menjadi salah satu bagian dari program yang diadakan oleh Universitas Wijaya Kusuma, khususnya Fakultas Kedokteran. Dengan adanya sosialisasi ini, murid-murid kami bisa lebih bertambah wawasannya tentang manfaat vitamin D, serta bagaimana cara merawat rongga mulut dan tulang," ucapnya.
Baca Juga: Melalui E-Gamelan, UWKS Tanamkan Karakter Positif pada Siswa SMPN 29 Surabaya
Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan bisa berkelanjutan.
"Harapan saya, siswa-siswa kami ini paham tentang kesehatan. Karena bagi kami, jika siswa sehat, insya Allah jiwa raganya juga sehat. Ini adalah program yang sangat membantu kami untuk memahamkan pentingnya kesehatan sejak dini," pungkasnya.