NAWACITAPOST.COM — Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK-UWKS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan menyasar siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 56 Surabaya, Rabu (28/5/2025). Bertempat di aula sekolah, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 230 siswa kelas VII dan menghadirkan dua pemateri dari kalangan akademisi dan praktisi medis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. FK-UWKS secara konsisten mengupayakan agar pengabdian yang dilakukan berdampak langsung pada masyarakat sekitar, khususnya pelajar sebagai generasi muda.
Salah satu pemateri utama, Dr. Sukma Sahadewa, dr., M.Kes., SH., MH., M.Sos., CLA, menyampaikan edukasi seputar pentingnya vitamin D bagi tubuh manusia, khususnya pada usia remaja.
Baca Juga: Sinergi Antar Universitas: UWKS Edukasi Mahasiswa Adi Buana tentang Genetika dan Infertilitas
"Jadi hari ini saya berbicara tentang vitamin D dengan manfaat sebagai imunitas. Bahwasannya prevalensi kekurangan vitamin D pada siswa cukup tinggi. Vitamin D tidak hanya berfungsi dalam meningkatkan daya tahan tubuh, tapi juga berperan penting dalam pembentukan tulang," ujar Dr. Sukma di hadapan para siswa.
Ia menjelaskan bahwa banyak siswa belum memahami sumber vitamin D serta proses pembentukannya di dalam tubuh. Oleh karena itu, informasi ini menjadi penting agar para pelajar bisa memperoleh asupan vitamin D dari makanan maupun paparan sinar matahari yang cukup.
"Pada posisi siswa ini, diperlukan pemahaman informasi yang cukup. Bahan makanan apa saja yang mengandung vitamin D dan proses apa saja yang membentuk vitamin D. Supaya adik-adik mengetahui bahwa vitamin D itu penting, tidak hanya untuk imunitas, tapi juga untuk pertumbuhan dan perkembangan sel," tambahnya.
Baca Juga: Sinergi FK-UWKS dan RSUD Syamrabu: Tingkatkan Kesadaran Osteoporosis di Bangkalan
Selain itu, Dr. Sukma juga menekankan bahwa pengabdian masyarakat seperti ini adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab dosen di luar kegiatan pendidikan dan penelitian.
"Salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat adalah memberikan edukasi seperti ini. Tentu ini menjadi kampus yang berdampak, apalagi UWKS itu berdekatan dengan SMPN 56 Surabaya. Dengan hadirnya pakar sesuai dengan bidangnya masing-masing, diharapkan bisa memberikan dampak yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya.
Turut hadir sebagai pemateri kedua, drg. Wahyuni Dyah Parmasari, Sp.Ort., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Ortodontis Indonesia (IKORTI) Pengwil Jawa Timur. Ia membawakan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut dan peran vitamin D dalam kesehatan gigi.