Sabtu, 25 Juli 2026

Bikin Haru ! Ini Isi Pesan Lapas Kelas I Sukamiskin Untuk Masyarakat di Tengah Pandemi

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Faktanya hingga kini pandemi Covid-19 masih belum berakhir, belum ada yang tahu kapan wabah ini akan usai. Lapas Kelas I Sukamiskin mengajak untuk sama-sama memerangi pandemi Corona.

Perang dunia pertama berlangsung dengan sangat sederhana, virus masuk dan melukai insan dengan begitu cepat. Kemudian perang dunia kedua telah berkembang dengan menggunakan bahan peledak.


Sementara 'perang' yang kita hadapi saat ini tidak terlihat, yaitu Covid-19 dan terus bermutasi. Pandemi Covid-19 adalah musuh yang nyata, keberadaannya tak kasat mata, dan kehadirannya memberikan beban yang berat kepada kita. Menguji ketabahan, kesabaran, ketahanan, dan kebersamaan masyarakat.




Pandemi telah memicu untuk berubah dan mengembangkan cara-cara baru. Masyarakat dipaksa untuk membangun karakter yang tangguh, mudah beradaptasi, berani untuk berubah, dan berkreasi dengan hal-hal baru.


Pandemi bukan hanya sebuah tantangan, tapi sekaligus menjadi peluang untuk menunjukkan bahwa Kumham tangguh dengan terus memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dengan berbagai inovasi dan perubahan.


Pandemi yang telah menerpa hampir 2 tahun telah mengingatkan betapa pentingnya kebersamaan, peduli, dan berbagi kepada sesama. Dengan menguatkan budaya ini, diharapkan masalah yang berat ini bisa lebih mudah terselesaikan.






Berdasarkan ujian ini, Kemenkumham melalui Lapas Kelas I Sukamiskin  meminta masyarakat teguh, disertai doa yang tulus. Menjaga kesehatan, disiplin dalam protokol kesehatan, serta saling menjaga dan membantu.


Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan telah diperingati harus membawa kita untuk saling bergandeng tangan dalam satu tujuan, untuk terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa.


(Kornelius Wau)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini