Jumat, 3 Juli 2026

Sepulang dari China, Ketua DPRD Kota Bekasi Tancap Gas Sulap Bantargebang Jadi Episentrum Energi Hijau!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 2 Juli 2026 | 16:30 WIB

NAWACITAPOST.COM – Sebuah transformasi besar siap mengubah wajah Bantargebang. Sepulang dari kunjungan kerja meninjau teknologi canggih di fasilitas Wangneng Environment, Huzhou, China, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, langsung tancap gas. Tidak ingin membuang waktu, ia mengomandoi Komisi II DPRD Kota Bekasi untuk mengawal ketat proyek raksasa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang.

Ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan mencetak sejarah baru: groundbreaking yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Wamentan Sudaryono Lantik Wagub Nyanyang Haris, HKTI Kepri Siap Gebrak Sektor Agraris Perbatasan!

Dari "Gunung Sampah" Menjadi Pembangkit Listrik Modern

Sardi Efendi mengungkapkan rasa optimisme yang tinggi setelah melihat langsung bagaimana teknologi tinggi di China mampu menjinakkan 1.500 ton sampah per hari dan mengubahnya menjadi pasokan listrik berkelanjutan secara real-time lewat dashboard digital.

Kini, visi masa depan itu siap diboyong ke Bekasi. Bantargebang yang selama ini identik dengan tumpukan sampah, bersiap bertransformasi total menjadi kawasan hijau yang keren dan modern.

“Desain dan teknologi yang akan dibangun sangat modern. Bantargebang ke depan akan menjadi kawasan pembangkit listrik tenaga sampah. Kami berharap groundbreaking dapat dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Kota Bekasi,” ujar Sardi dengan penuh keyakinan, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Jejak Anggaran Bencana 2025 Diduga Dihapus, 'Pakta Kebisuan' Terbentuk, Pengamat Hukum Desak KPK Turun Tangan!

Komisi II Dikerahkan: Kawal Lahan, Babat Kendala!

Demi memuluskan langkah menuju groundbreaking, Sardi mengambil tindakan tegas dengan memerintahkan Komisi II DPRD Kota Bekasi untuk memonitoring penuh proses pematangan lahan yang sedang digarap Pemerintah Kota Bekasi. Tak boleh ada ruang untuk ego birokrasi atau hambatan lapangan.

“Saya sudah menugaskan Komisi II untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pematangan lahan PSEL. Setiap kendala yang muncul di lapangan harus segera diidentifikasi agar bisa dikoordinasikan dengan Wali Kota beserta jajarannya sehingga target pembangunan dapat tercapai tanpa hambatan,” tegas Sardi.

Lebih dari Sekadar Listrik: Lompatan Ekonomi dan Edukasi

Proyek PSEL Bantargebang diproyeksikan mampu menghasilkan daya listrik hingga 15 MW. Namun, dampak dramatis yang sesungguhnya berada pada transformasi sosial dan ekonomi masyarakat lokal. PSEL tidak hanya akan mengeliminasi masalah lingkungan, tetapi juga dirancang untuk menjadi:

  • Pusat Edukasi Lingkungan dan Energi Terbarukan: Menjadi laboratorium hidup dan pusat transfer teknologi (knowledge transfer) berskala nasional.

  • Magnet Ekonomi Baru: Membuka lapangan kerja luas bagi warga Kota Bekasi.

  • Peningkatan SDM: Menaikkan kelas kapasitas sumber daya manusia lokal di bidang energi hijau.

Baca Juga: Jejak Anggaran Bencana 2025 Diduga Dihapus, 'Pakta Kebisuan' Terbentuk, Pengamat Hukum Desak KPK Turun Tangan!

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini