Masih bersama Totok, untuk masyarakat itu yang ada nilai lebihnya adalah integritas, supaya apa, inilah ada nilai lebih dan menjadi harapan masyarakat.
"Karena pemimpin pada dasarnya adalah, pemimpin yang predictable atau gampang ditebak oleh masyarakat, jadi itu adalah pemimpin yang bagus," terang Totok.
Totok mengungkapkan, selain itu kalau bicara tentang biaya operasional politik, akhirnya mengarah ke pragmatisme yang tidak bisa dihindari.
"Oleh karena itu masalah integritas dan idealisme paling tidak kita kedepankan kedepannya, jadi jangan sampai melulu pragmatisme saja, tapi juga idealismenya, karena kalau tidak nanti yang repot kita kedepannya," ungkapnya.
Totok menegaskan, jadi kedepan ini pemimpin yang diharapkan betul oleh masyarakat, kalau kita hanya mendorong pragmatisme politik, itu akhirnya masyarakat tidak dapat apa-apa.
"Yang dapat apa-apa ya pemimpin, kalau kita kedepankan idealisme, di masyarakat pasti mendapatkan nilai," pungkasnya.