NAWACITAPOST.COM - Sebagai dewan penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur Totok Budi Hartono KSPD, S.H, M.H, tidak akan pernah ketinggalan untuk menghadiri seluruh event yang digelar KAI khususnya di wilayah Jawa Timur.
Apalagi event yang digelar oleh DPC KAI ISL Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang merupakan di mana dirinya bertempat tinggal.
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com pada berita sebelumnya dengan judul "Berbagi Pada Momentum Bulan Suci, DPC KAI ISL Nganjuk Gelar Bukber" Totok Budi Hartono KSPD hadir di tengah-tengah para lawyer yang menggelar Buka Bersama (Bukber) pada Sabtu (31/3/2024) sore.
Baca Juga: Berbagi Pada Momentum Bulan Suci, DPC KAI ISL Nganjuk Gelar Bukber
Event tersebut diawali dengan pembacaan tahlil secara berjamaah dan digelar di salah satu lesehan Mbadug, Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Pantauan wartawan Nawacitapost.com turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Dewan Penasehat DPD KAI Jawa Timur Totok Budi Hartono, S.H, M.H, Ketua DPC KAI Nganjuk H. M. Aris Mujiono, S.H, M.H, Ketua DPC KAI Jombang Joko Prasetyo, S.Sy, S.H, M.H, DPC KAI Tulungagung, DPC KAI Kediri, dan DPC KAI Mojokerto, Perwakilan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Nganjuk Bambang Sukoco, S.H, M.H.
Dengan terselenggaranya event Buka Bersama (Bukber) Totok Budi Hartono, berharap solidaritas untuk kawan-kawan dari KAI lebih kuat, dan ke depannya KAI lebih diperhitungkan lagi keberadaannya.
Baca Juga: Jelang HUT ke 14, Kongres Advokat Indonesia Jatim Gelar Bedah Buku 'Tanggunggugat Pemerintah'
"Saya berpesan untuk kelompok muda dan pemuda KAI saat ini yang hadir maupun yang tidak hadir, bisa membawa pejuang sebagai advokat, sebagai pejuang masyarakat di dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat," kata Totok Budi Hartono.
Totok Budi Hartono menambahkan, terlebih kedepannya akan ada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya Nganjuk, semoga melahirkan pemimpin yang mempunyai integritas.
"Pemimpin yang memiliki integritas tidak hanya memiliki latar belakang uang, tetapi integritas ini yang akan kita dorong kedepannya, soal nanti mau berbelok arah ke mana itu urusan nanti," imbuh Totok Budi Hartono yang akrab disapa Totok.
Baca Juga: Kemenkumham Sumsel Hibur Anak Binaan LPKA Palembang Hadirkan Orang Tua Saat Buka Bersama
Lanjut Totok, selain integritas, sebagai calon pimpinan harus memiliki popularitas dan elektabilitas.
"Popularitas dan elektabilitas itu memang betul dibutuhkan, tapi yang utama itu kan integritas, jadi kalau punya popularitas, punya elektabilitas yang bagus, tapi integritas tidak bagus, buat apa mencalonkan sebagai pimpinan daerah," ujar Totok.