tokoh

Menabur Damai di Tengah Badai Narasi: Ephorus HKBP Tutup Celah Provokasi Pasca-Ceramah Jusuf Kalla

Rabu, 29 April 2026 | 11:25 WIB
Pertemuan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Victor Tinambunan dengan Jusuf Kalla (Istimewa)

“Ada hambatan di beberapa tempat, namun itu hanyalah riak kecil yang tidak mewakili wajah bangsa secara keseluruhan. Secara umum, kami merasakan toleransi yang baik, tulus, dan nyata dari saudara-saudara Muslim kami. Praktik hidup berdampingan ini adalah realitas yang kami syukuri sehari-hari,” tambahnya.

Dialog Tatap Muka: Benteng Terakhir Persatuan

Pertemuan ini menjadi pengingat kuat bahwa di era di mana arus informasi bergerak begitu cepat dan sering kali terfragmentasi, dialog tatap muka tetap menjadi jalur paling elegan dan efektif untuk merawat persatuan.

Ketika algoritma media sosial sering kali memperuncing perbedaan, pertemuan fisik antara para pemimpin agama dan nasional mampu menghadirkan kejernihan yang tidak bisa digantikan oleh komentar-komentar anonim.

Pesan yang mengendap dari pertemuan ini sangatlah fundamental: masa depan bangsa ini tidak hanya diukur melalui deretan angka ekonomi atau kemajuan infrastruktur, melainkan diuji melalui ketangguhan warga negaranya dalam menjaga harmoni.

Baca Juga: Langkah Cepat Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Flores Timur Perketat Kesiapsiagaan Wilayah

Kini, dengan sikap kenegarawanan yang ditunjukkan oleh Ephorus HKBP, kebisingan yang sempat muncul di UGM diharapkan segera meluruh. Harmoni bukanlah sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras merawat dialog, menahan diri dari prasangka, dan mengutamakan jalinan persaudaraan di atas segala perbedaan.

Di ruang-ruang dialog inilah, tenun kebangsaan Indonesia dipastikan akan terus terjaga—pelan, namun pasti dan penuh makna.

Halaman:

Tags

Terkini

DPR: Wakil Rakyat Atau Debt Collector Pajak?

Senin, 15 Juni 2026 | 15:13 WIB