"Sementara Ketua RT/RW tidak mendapatkan upah/gaji yang layak, namun mendapatkan beban caci maki gara-gara bantuan sosial yang salah sasaran. Sementara masyarakat menganggap semua data sumbernya dari RT/RW, padahal Ketua RT RW tidak tahu menahu," jlentrehnya.
Pejuang berdirinya pabrik air minum NU Cless ini menegaskan, bisa dipastikan bahwa masih banyak masyarakat yang seharusnya mereka layak mendapatkan bansos, namun tidak dapat.
"Disinilah perlu ada evaluasi secara menyeluruh dengan serius, dengan melibatkan banyak pihak, namun tolong utamakan kererlibatkan Ketua RT/RW, karena mereka paling tahu kehidupan lingkungannya, sehingga nanti tingkat errornya kecil," pungkasnya.
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu