NAWACITAPOST.COM - Tiga pasangan calon (Paslon) sudah mendaftar untuk maju di Pilkada kota Batu 2024. Yang pertama adalah Paslon Nurocham - Heli Suyanto yang diusung PKB (6 kursi) dan Gerindra (4 kursi).
Kemudian PDI Perjuangan (6 kursi) yang berkoalisi dengan Nasdem (2 kursi) mengusung Kris Dayanti - Kresna Dewanata. Yang menarik adalah calon Firhando Gumelar - H. Rudi, yang diusung oleh empat partai yakni Golkar (4 kursi), Demokrat (1 kursi), PAN (2 kursi) dan PKS (5 kursi).
Firhando Gumelar, calon wali kota berusia 27 tahun, adalah kandidat termuda dalam Pilkada Kota Batu kali ini. Firhando, yang akrab disapa Mas Gum, merupakan keponakan politikus dan Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar.
Firhando adalah putra dari Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Dra. Juansih, S.H., M.Hum., yang pernah menjabat sebagai Kapolres Batu pada tahun 2007.
Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Senam SICITA, PDIP Surabaya Sosialisasikan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji
Dalam visi misinya, Firhando menjanjikan sejumlah program andalan jika terpilih, termasuk penanganan sampah dengan teknologi modern, pengembangan pariwisata, dan promosi kesenian budaya Kota Batu. "Kota Batu bukan sekadar kota wisata; ada banyak potensi lain yang bisa menjadi fondasi untuk go public secara nasional dan internasional," ujar Firhando, seperti dikutip dari Kompas.
H. Rudi menjelaskan bahwa dirinya mendukung Firhando maju sebagai calon wali kota karena ingin menghadirkan sosok pemimpin muda dan bersemangat. "Kita mencari yang fresh, yang muda, yang cepat tanggap; penggunaan teknologi modern sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai persoalan di Kota Batu," katanya.
Pasangan Firhando dan Rudi telah mendaftar di KPU Kota Batu pada Rabu pagi (28/8/2024), diikuti oleh dua paslon lainnya, Kris Dayanti - Kresna Dewanata Phrosakh dan Nurochman - Heli Suyanto.
Baca Juga: Di Golkar, Armuji Optimis Menang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Surabaya
Proses pemilihan Rudi sebagai pendamping Firhando tidak berlangsung mulus. Sebelum akhirnya memutuskan berpasangan dengan Rudi, sempat muncul nama Ludi dari partai pengusung Firhando sebagai calon wakil walikota. Walaupun nama mereka hanya berbeda satu huruf, Rudi dan Ludi adalah dua orang yang berbeda.
Rudi merupakan Ketua DPD PAN Kota Batu yang pernah menjadi calon wali kota pada 2017 namun kalah dari Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso. Sementara itu, Ludi adalah anggota DPRD yang terpilih pada tahun 2019 dan 2024 dari PKS, dengan perolehan suara tertinggi.
Namun, karena Ludi tidak mendapat restu dari orang tuanya, PKS yang awalnya berencana mengusung kadernya dalam koalisi dengan Golkar, PAN, dan Demokrat, memutuskan untuk mengurungkan niat tersebut. Meskipun PKS memiliki kursi terbanyak di antara partai koalisi.
Baca Juga: NasDem Jadi Garda Terdepan, Emil Dardak Ungkapkan Terima Kasih
"PKS sebenarnya mendapatkan lima kursi, tetapi perjalanan politik tidak mudah, apalagi kami sudah punya calon tunggal," kata Ketua DPD PAN Kota Batu, Adi Sayoga, pada Kamis (29/8/2024), dikutip dari Surya Malang. "Karena ada dinamika lain, kami akhirnya memutuskan menjalankan plan B dengan mengusung Mas Gum dan Rudi," tambahnya. ***