"Kritik dan pengawasan publik adalah harga mati dalam demokrasi. Kebijakan yang diambil harus berpihak pada rakyat, karena kepercayaan publik adalah kunci utama menghadapi krisis ini," pungkasnya berapi-api.
Pernyataan keras dari bumi Flobamora ini seolah menjadi peluru baru yang memperpanjang daftar gugatan publik terhadap ketahanan ekonomi nasional. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah: akankah mereka hadir sebagai pelindung, atau membiarkan rakyat bertarung sendirian di tengah badai global?(Sandiang K Ndapa Namung)