politik

Indonesia Aman, Pasca Pemilu 2019 Tidak Akan Ada Kekacauan

Minggu, 21 April 2019 | 09:58 WIB
Jakarta NAWACITA - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menjamin kondisi Indonesia aman dan damai pasca-Pemilu 2019. Menurut Jokowi, semua aktivitas masyarakat sekarang ini berjalan seperti biasa.

Jokowi menegaskan hal ini usai makan siang bersama ketua TKN Jokowi Ma’ruf Amin, Erick Thohir di mal Grand Indonesia, Sabtu (20/4).

Kepada para awak media, Jokowi mengungkapkan, bakal ada kekacauan pasca-Pemilu 2019, yang membuat pengusaha merasa khawatir, hal itu dibantahnya.

Menurut Jokowi, kondisi Indonesia pasca-Pemilu 2019 relatif aman dan kondusif. Bahkan, masyarakat sudah melakukan aktivitas seperti biasanya. Kabar pengusaha khawatir akan adanya kekacauan tidak lah benar.

"Ah gak, wong kita santai semua, gimana sih? Kita semua kembali kepada kehidupan sehari-hari kita, kerja keras, kembali membangun negara ini," ujar Jokowi, Sabtu (20/4).

Mantan Walikota Solo ini menilai, perbedaan dalam sebuah kehidupan demokrasi merupakan hal biasa. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar isu akan adanya kekacauan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Perbedaan pilihan biasa dalam pesta demokrasi, tapi kehendak rakyat sudah ditentukan 17 April yang lalu. Sehingga kita nunggu penghitungan resmi dari KPU," kata mantanya.

Soal kehadirannya di mal Grand Indonesia tersebut, Jokowi mengaku hanya untuk makan siang bersama Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Calon Presiden Joko Widodo-Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Erick Thohir. Tidak ada pembahasan lain.

"Makan siang aja," ujar Jokowi.

Erick Thohir menambahkan, dirinya meyakini kibu 02 tidak akan membuat kekacauan pasca-Pemilu 2019, karena Prabowo Subianto adalah pemimpin bangsa.

"Saya yakin begini. Saya rasa pemilu udah selesai, ya kan. Hasilnya sudah ada. Saya rasa Pak Prabowo juga seorang pemimpin bangsa, yang akhirnya pasti dengan data-data dan fakta yang ada, Beliau akan melihat, mempertimbangkan. Saya rasa Beliau bukan pemimpin yang ingin memporak-porandakan Indonesia lah. Tinggal pada saat yang tepat, kita tunggu," kata Erick.

Tags

Terkini