"Ini juga menjadi bagian dari program Capres dan Cawapres kita Bapak Prabowo - Gibran, potensi hutan yang ada di Indonesia sangat luar biasa dan harus dijaga, karena menjadi sumber penghidupan bagi seluruh petani yang ada di tepi hutan," ujarnya.
Masih bersama Julianto, dan satu-satunya Capres - cawapres yang akan melanjutkan program Bapak Joko Widodo itu adalah Bapak Prabowo - Gibran.
"Sehingga kami sepakat mendeklarasikan diri, bahwa masyarakat tepi hutan di Nganjuk, memutuskan untuk memberikan dukungan kepada Capres - cawapres 02 Bapak Prabowo - Gibran," terangnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Menerima Sambutan Hangat dari Pendukung Prabowo-Gibran di Balikpapan
Julianto menjelaskan, untuk target di Jawa Timur karena Jawa Timur merupakan Medan peperangan, tapi kita optimis di Jawa Timur ini kita mencapai kemenangan sekali putaran, dengan perolehan 56 persen ke atas.
Senada dengan, Koordinator Koalisi Masyarakat Tepi Hutan, Miftahul Bono mengatakan masyarakat petani hutan di Nganjuk telah sepakat mendeklarasikan untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
"Yang mana teman-teman petani hutan akan menginstruksikan kepada seluruh petani hutan yang ada di Kabupaten Nganjuk untuk memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran dengan target 60 persen di kawasan hutan," kata Miftahul Bono.
Baca Juga: DKPP Sanksi KPU, Todung Mulya Lubis: Pencalonan Prabowo-Gibran Dapat Dibatalkan!
Miftahul Bono menambahkan, pada siang hari ini teman-teman petani hutan dari beberapa Kecamatan ikut hadir dalam acara hari ini sekitar 3000 orang petani hutan yang menyatakan deklarasi mendukung pasangan Prabowo - Gibran.
"Untuk di wilayah Nganjuk di kawasan tepi hutan kami menargetkan 60 perolehan suara, kami mendukung Prabowo-Gibran, karena kami ingin progam Pak Jokowi yang berpihak terhadap petani hutan tetap dilanjutkan, salah satunya progam untuk pemanfaatan lahan hutan yang saat ini sudah kami rasakan, dan kami ingin progam tersebut terus dilanjutkan," imbuhnya.
Miftahul Bono menegaskan, kami sudah merasakan yang mana program perhutanan sosial ini yang dicanangkan oleh Pak Jokowi mulai dari tahun 2016, setiap petani hutan itu mempunyai dan bisa memanfaatkan lahan hutan 1 sampai 2 hektar selama 35 tahun.
Baca Juga: Asosiasi Pemuda dan Mahasiswa Papua (APMP) Mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
"Saya berharap program yang sudah dicanangkan Pak Jokowi ini ketika nanti Pak Prabowo dan Mas Gibran ini terpilih akan dipertahankan dan akan dilanjutkan karena program ini sudah dirasakan masyarakat tepi hutan," pungkasnya.