"Ini adalah tempat bersejarah bagi Gus Dur karena saat Wahid Hasyim datang ke sini, beliau (Gus Dur) berusia 9 tahun. Hari ini juga bertepatan dengan haulnya Gus Dur. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa berkah, dan di luar ekspektasi dari Prof Mahfud, bahwa yang tadinya hanya bersilaturahmi saja, tetapi di sini juga berkumpul para ulama dari Bandung," ucap Ferry.
Baca Juga: WBP Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut Melaksanakan Giat Membaca di Perpustakaan
Ferry menekankan bahwa kehadiran Mahfud bertujuan untuk mengajak umat Islam, khususnya para kiai dan ulama di Pondok Pesantren Sirnamiskin, untuk bersama-sama merawat demokrasi.
"Demokrasi ini tidak bisa dipisahkan dari umat Islam," tambahnya, menegaskan pentingnya peran umat Islam dalam menjaga dan menjalankan demokrasi yang berkeadilan.